Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bulukumpa, Arena Dibakar

Personel Polsek Bulukumpa membongkar dan memusnahkan arena judi sabung ayam di Dusun Mallenreng, Desa Barugariattang, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin (12/1/2026), sebagai bagian dari operasi pemberantasan penyakit masyarakat. (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Polsek Bulukumba, membubarkan praktik perjudian sabung ayam yang beroperasi di Dusun Mallenreng, Desa Barugariattang, Kecamatan Bulukumpa, Sulawesi Selatan, Senin (12/1/ 2026) sore.

Operasi penertiban berlangsung sekira pukul 16.00 Wita dan dipimpin langsung Kapolsek Bulukumpa AKP Hamsah, bersama sejumlah personel.

Penindakan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan warga yang mengeluhkan aktivitas perjudian tersebut.

BACA JUGA: Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh di Kantor Gubernur Sulsel, Satpol PP Terluka

Namun saat aparat tiba di lokasi, para pelaku telah lebih dulu melarikan diri.

Polisi tidak berhasil mengamankan satu pun pemain.

Meski demikian, petugas menemukan arena sabung ayam lengkap dengan taji serta bekas darah ayam yang mengindikasikan aktivitas perjudian baru saja berlangsung.

BACA JUGA: Bangunan Runtuh di Makassar, Suami Lindungi Istri Hamil 8 Bulan dari Maut

Polisi kemudian membongkar arena tersebut dan memusnahkan seluruh perlengkapan dengan cara dibakar agar tidak kembali digunakan.

AKP Hamsah mengatakan, lokasi sabung ayam itu tergolong baru, meski masih berada di kawasan yang sama dengan lokasi penggerebekan sebelumnya.

Pada 5 Januari 2026, polisi juga membubarkan praktik serupa di Dusun Mallenreng, namun para pelaku kembali menggelar perjudian tidak jauh dari tempat lama.

“Ini hasil penyelidikan dan tindak lanjut laporan masyarakat. Kami tidak akan berhenti menindak segala bentuk perjudian yang meresahkan warga,” kata Hamsah.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif memberikan informasi kepada kepolisian.

Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bulukumpa.

“Tanpa dukungan masyarakat, upaya menjaga kamtibmas tidak akan maksimal,” ujarnya.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini