Mobil Keluarga Tertimpa Kontainer, Ayah dan Dua Anak Tewas
PANGKEP, TEKAPE.co – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Trans Sulawesi.
Sebuah truk peti kemas terguling dan menimpa mobil keluarga di ruas Jalan Makassar–Parepare.
Tepatnya di Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Rabu (4/2/2026) malam.
BACA JUGA: Angin Puting Belung Porak-porandakan Permukiman di Bulukumba, Puluhan Rumah Terdampak
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 22.00 Wita saat hujan mengguyur kawasan tersebut.
Truk kontainer yang datang dari arah Makassar dilaporkan kehilangan kendali, menabrak separator jalan, lalu terguling dan menghantam sebuah mobil jenis hatchback yang tengah melintas di jalur berlawanan.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) dini hari.
BACA JUGA: Ilham Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan
Seluruh korban tewas merupakan satu keluarga.
Korban adalah MA (35), pengemudi mobil sekaligus kepala keluarga, serta dua anaknya, NA (7) dan PS (5).
Sementara itu, dua penumpang lainnya, yakni M (30), istri korban, dan seorang bayi, dilaporkan selamat namun mengalami luka berat dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Ipda Habib Harahap mengatakan, kecelakaan melibatkan truk dump bernomor polisi DP 8904 AP dan sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi DC 1471 GT.
Kedua kendaraan diketahui berada di jalur Makassar–Parepare saat insiden terjadi.
“Truk menabrak pembatas jalan lalu terguling dan menimpa mobil yang melintas,” kata Habib.
Lokasi kecelakaan berada tepat di depan Puskesmas Mandalle dan Kantor Camat Mandalle, sekitar 78 kilometer di utara Kota Makassar, atau sekitar 2 kilometer dari Tanjung Butung, titik perbatasan Kabupaten Pangkep dan Barru.
Proses evakuasi korban berlangsung hingga sekira pukul 02.30 Wita dengan melibatkan warga dan pengendara yang melintas.
Sopir dan awak truk peti kemas dilaporkan mengalami luka dan telah diamankan untuk mendapatkan perawatan.
Aparat kepolisian setempat tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan mengatur arus lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp warga Pangkep, kendaraan keluarga tersebut terdaftar berasal dari Mamuju, Sulawesi Barat.
Pemilik mobil diketahui merupakan pekerja urban asal Desa Kanaungang, Kecamatan Labakkang, Pangkep.
Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur Trans Sulawesi.
Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar dua kilometer dari arah Pangkep dan sekitar 1,5 kilometer dari arah Barru dan Parepare.
“Kejadiannya sekitar jam sebelas malam, dan sampai sekarang jalan masih macet,” ujar Rafika Rifat, warga setempat.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan truk peti kemas di jalur Makassar–Parepare.
Dalam dua pekan terakhir, peristiwa serupa tercatat terjadi dua kali.
Sepanjang 2025, setidaknya lima kecelakaan kontainer dilaporkan terjadi di ruas jalan tersebut.(*)



Tinggalkan Balasan