oleh

Khawatir Corona, Wali Kota Palopo Putuskan Tunda Kedatangan Turis Asing

PALOPO, TEKAPE.co – Dalam rapat dengan sejumlah Stakeholder dan Forkopimda, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir tegas menunda Kapal Coral Adventurer, untuk bertandang di pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo, Kamis 5 Februari 2020.

Hal ini demi mencegah wabah virus corona yang ditakutkan dibawa oleh 38 turis asal Australia dan 2 dari New Zealand yang akan transit di Palopo menuju Toraja.

“Persoalan ini kita sudah sama-sama melihat, tanggapan masyarakat terkait rencana ini. Saya kira ini perlu mendapat perhatian khusus dari kita,” ungkap Judas.

Judas juga mempertimbangkan penolakan yang disuarakan masyarakat Kota Palopo. Menurutnya bila tidak di antisipasi bisa buat masalah.

“Walikota Surabaya setelah mendapat informasi kedatangan kapal pesiar besok, dia sudah buat surat tanggal 4 kemarin, dia menunda kunjungan kapal pesiar,” katanya.

BACA JUGA:
Takut Corona, Mahasiswa Unanda Palopo Tolak Kedatangan Kapal Pesiar

Kapal Pesiar MV Coral Adventurer dijadwalkan akan sandar di pelabuhan tanjung ringgit Palopo, pada Senin (9/3/2020), mendatang.

Namun, rencana kedatangan kapal yang memuat turis asal Australia dan New Zealand itu mendapat penolakan dari sejumlah masyarakat Palopo di media sosial.

Penolakan ini dikarenakan, 2 WNI telah diumumkan positif terjangkit virus corona, warga takut kedatangan mereka malah hanya membawa petaka.

BACA JUGA:
Soal Penolakan Turis Karena Takut Corona di Palopo, Ini Sikap Penggiat Seni

Selain itu, Kapal tersebut juga telah ditolak sandar di Alor dan Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun bertolak ke pelabuhan Ende, NTT dan diizinkan sandar di sana.

Dengan alasan itu, Wali Kota Palopo berupaya menjaga masyarakat Kota Palopo dari hal yang tidak diinginkan akan terjadi.

“Kalau ada warga kita yang tidak setuju, saya kira perlu dipertimbangkan. Karena sekarang ini kita sudah liat sendiri. Mungkin saja ada hal yang tidak kita inginkan terjadi,” tegasnya.

Dia pun secara pribadi menyatakan sikap dengan tidak menginginkan kedatangan kapal pesiar tersebut.

“Saya secara pribadi tidak menginginkan datang, sekalipun kedatangannya diinginkan tapi jangan dulu. Siapa yang mau tanggung jawab. Kita tunda dulu,” tandasnya. (*)

Komentar

Berita Terkait