Hujan Sehari, Banjir Rendam Kampung Melayu hingga 65 Sentimeter
JAKARTA, TEKAPE.co – Banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta hingga Minggu (25/1/2026) sore, setelah hujan turun sejak sehari sebelumnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sembilan rukun tetangga (RT) masih tergenang hingga pukul 14.00 WIB.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan, genangan tertinggi terjadi di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, dengan ketinggian mencapai 65 sentimeter.
Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
“BPBD mencatat saat ini terdapat sembilan RT yang masih tergenang berdasarkan data pukul 14.00 WIB,” kata Yohan, Minggu.
BPBD bersama instansi terkait terus melakukan penyedotan air dan pemantauan di wilayah terdampak.
Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk memastikan saluran air berfungsi dan mempercepat surutnya genangan.
BPBD DKI mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta menghubungi layanan 112 yang beroperasi selama 24 jam.
BPBD merinci wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Timur:
Kelurahan Bidara Cina: 4 RT, ketinggian 20–30 sentimeter, akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT, ketinggian 65 sentimeter, dengan penyebab serupa.
Jakarta Utara:
Kelurahan Kapuk Muara: 1 RT, ketinggian sekitar 20 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.
Sejumlah warga mengungsi ke tempat penampungan sementara.
Di Jakarta Timur, warga Bidara Cina mengungsi di Masjid Al Abror RW 11 sebanyak 6 kepala keluarga atau 16 jiwa.
Warga Kampung Melayu menempati SDN Kampung Melayu 01 dan 02 dengan total 13 kepala keluarga atau 65 jiwa.
Di Jakarta Barat, pengungsi berada di Balai Warga RT 09/02 Kelurahan Rawa Buaya sebanyak 6 kepala keluarga atau 24 jiwa, serta di SDN 07 Rawa Buaya sebanyak 9 kepala keluarga atau 34 jiwa.
Di Kelurahan Kembangan Utara, pengungsi menempati Sekretariat Jalan H. Bule RT 008 RW 01 dengan jumlah 15 kepala keluarga atau 40 jiwa.
Sementara itu, di Jakarta Utara, warga Kelurahan Kapuk Muara mengungsi di Gang Masjid Nurul Jannah RW 02 sebanyak 42 kepala keluarga atau 97 jiwa.
BPBD melaporkan sejumlah wilayah yang sebelumnya tergenang kini mulai surut, antara lain Kelurahan Cililitan, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Cawang.
Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, juga dilaporkan sudah dapat dilalui kembali.(*)



Tinggalkan Balasan