Erupsi Anak Krakatau, 8 Penerbangan di Bandara Silangit Dibatalkan
Abu vulkanik menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penerbangan karena keberadaannya di ruang udara dapat memengaruhi pengoperasian pesawat. Karena itu, keputusan untuk membatalkan atau menyesuaikan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keselamatan dan informasi operasional yang tersedia.
Di tengah pembatalan tersebut, tim operasional Bandara Raja Sisingamangaraja XII terus melakukan koordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.
Pengelola bandara juga menyebut pembaruan informasi mengenai jadwal penerbangan akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi dan keputusan operasional maskapai.
Masyarakat yang memiliki rencana perjalanan melalui Bandara Raja Sisingamangaraja XII diminta tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan sebelumnya.
Calon penumpang diimbau secara berkala memantau status penerbangannya dan berkoordinasi langsung dengan maskapai untuk memastikan apakah penerbangan tetap beroperasi, mengalami penundaan, atau dibatalkan.
Langkah tersebut dinilai penting agar calon penumpang dapat mengantisipasi perubahan jadwal dan menghindari kedatangan ke bandara tanpa kepastian status penerbangan.





Tinggalkan Balasan