Enam Mobil Operasional Dinsos Makassar Direvitalisasi
“Jika ada laporan warga, tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan penanganan awal. Apabila kebutuhan bersifat mendesak, seperti makanan, langsung kami berikan,” kata Zuhur.
Ia menambahkan, laporan masyarakat diterima melalui aplikasi Lontara, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penjangkauan langsung oleh tim di lapangan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengapresiasi inovasi Dinas Sosial dalam memanfaatkan aset daerah yang sebelumnya tidak digunakan. Menurut dia, kebutuhan kendaraan operasional untuk penanganan sosial telah lama disampaikan, sehingga pemerintah kota memilih memaksimalkan kendaraan yang sudah tersedia.
“Di bagian aset, ternyata ada beberapa mobil yang sudah lama tidak terpakai dan masih bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Munafri.
Ia membuka peluang penambahan kendaraan operasional apabila masih terdapat aset serupa yang belum digunakan.
Munafri juga mendorong agar langkah ini menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah lainnya untuk berinovasi tanpa selalu menunggu ketersediaan anggaran besar.
Menurut dia, optimalisasi aset daerah merupakan solusi efektif dalam menghadirkan pelayanan publik yang efisien.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya kesiapan teknis kendaraan agar operasional berjalan lancar.
“Kendaraan bekas harus dipastikan dalam kondisi prima. Jangan sampai sering mogok saat digunakan,” ujarnya.
Munafri berharap kehadiran armada operasional tersebut dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial di Kota Makassar melalui kerja sama lintas sektor yang semakin solid.(*)



Tinggalkan Balasan