Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Ditinjau DPRD, Rusun Berlantai 3 di Palopo Mulai Dibangun

Pemasangan tiang pancang untuk pembangunan rusun di Songka, Kota Palopo.

PALOPO, TEKAPE.co – Proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) sewa senilai lebih dari Rp14 miliar mulai dibangun di Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulsel.

Rusun sewa 3 berlantai itu menggunakan Anggaran Pemerintah Belanja Negara (APBN) dari Kementerian PUPR Dirjen Penyediaan Perumahan. Kini, pembangunan itu mulai dilakukan dengan pemasangan tiang pancang.

Proyek yang dikerjakan PT Citra Prasasti Konsorindo itu berlantai tiga, dengan luas bangunan 61,25 meter x 12,75 meter.

Site Manager PT Citra Prasasti Konsorindo, Ishak, menjelaskan, saat ini pihaknya mulai memasangan tiang pancang untuk bangunan.

“Rusun sewa ini nantinya memiliki 42 kamar tipe 36. Setelah selesai dibangun akan dilakukan penyerahan dari kementerian ke Pemkot Palopo,” tandasnya.

Proyek pembangunan rusun sewa yang tanggal kontraknya mulai 29 Juni 2018 itu ditargetkan selesai pada Desember 2018 mendatang.

 

Pembangunan tersebut ditinjau Komisi II DPRD Palopo dipimpin Herman Wahidin, bersama dua rekannya, masing-masing Dahri Suli dan Budiman, Kamis 2 Agustus 2018.

DPRD Palopo meninjau penimbunan lahan untuk pembangunan tahap dua rusun tersebut. Penimbunan lahan untuk rusun tersebut menggunakan APBD Kota Palopo senilai Rp995 juta.

DPRD Palopo turun meninjau menindaklanjuti adanya laporan warga, jika penimbunan lahan untuk tahap kedua rusun seluas 1 hektar lebih itu, tak sesuai dengan perencanaan.

Laporannya, timbunannya tak menggunakan batu cadas, dan hanya menggunakan tanah murni. Namun saat peninjauan, pihak rekanan membantah jika tak ada campuran batu cadas dalam timbunan itu.

Ketua Komisi II DPRD Palopo, Herman Wahidin, mengatakan, usulan Dinas Perumahan untuk penimbunan lahan seluas 1 hektar lebih sebanyak Rp1,5 miliar. Tapi dipangkas menjadi Rp995 juta.

“Dulu rencananya sirtu, dengan anggaran Rp1,5 miliar. Tapi dipangkas di DPRD, ini kita maklumi jika timbunannya tanah dan dicampur cadas. Mudah-mudahan ini cepat selesai dan berguna untuk masyarakat,” kata Opu Tazar, sapaan akrab Herman Wahidin. (del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini