Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Disambut Baik Bupati Bro Dedy, Edukasi Panahan di SMPN 4 Satap Rantebua Dorong Lahirnya Bibit Atlet Muda Toraja Utara

Adit bersama guru olahraganya, Joni Patenda usai memperagakan cabang olahraga panahan kepada siswanya, di ruangan Lab SMPN 4 Satap Rantebua, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara, Selasa (27/01/2026) (erlin/tekape.co)

TORAJA UTARA, TEKAPE.co – Upaya menjauhkan pelajar dari pergaulan bebas dan pengaruh negatif gadget terus dilakukan melalui kegiatan positif.

Jurnalis media tekape.co bersama guru olahraga SMPN 4 Satap Rantebua, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara, mengedukasi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler olahraga panahan, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini mengusung cabang olahraga prestasi dan rekreasi dengan menggunakan busur tradisional (traditional bow) dan anak panah, sekaligus menjadi langkah awal pencarian bibit-bibit unggul atlet panahan sejak usia sekolah.

Guru bidang studi olahraga SMPN 4 Satap Rantebua, Joni Patenda, mengatakan panahan sangat efektif dalam membentuk karakter siswa, khususnya dari segi mental, fokus, dan kedisiplinan.

“Cabang olahraga ini sangat bagus untuk membentuk karakter anak didik, melatih konsentrasi, kesabaran, dan disiplin,” ujar Joni.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 siswa kelas VIII dan IX diberi kesempatan mencoba memanah dengan jarak sasaran 15 meter.

Antusiasme siswa terlihat tinggi, bahkan banyak yang penasaran ingin mencoba meski baru pertama kali memegang busur.

Menariknya, sebelum siswa mencoba, Joni Patenda terlebih dahulu memperagakan teknik dasar panahan, meski baru pertama kali menjajal olahraga tersebut. Di luar dugaan, hanya dalam beberapa kali percobaan, ia berhasil menembus skor 10 poin pada target.

“Ini baru kali pertama saya mencoba. Awalnya grogi dan panah meleset, tapi setelah mengikuti arahan instruktur, akhirnya bisa mengenai sasaran. Panahan ini memang bagus,” ungkapnya.

Ia menegaskan, selama kegiatan berlangsung, faktor keamanan menjadi perhatian utama.

“Kami selalu mengawasi dengan ketat dan memberi petunjuk penggunaan busur tradisional agar tetap aman dan terkontrol,” tambahnya.

Dari hasil uji coba, terpantau tiga siswa memiliki bakat terpendam di cabang panahan tradisional kategori junior, yakni Rudy Wijaya, Radit, dan Jouvan.

Rudy berhasil meraih poin 10, Radit poin 9, dan Jouvan poin 7, sebuah capaian yang dinilai luar biasa bagi pemula.

“Hanya dengan waktu singkat dan baru pertama mencoba, hasil mereka di luar prediksi. Bakat seperti ini sangat layak dikembangkan,” kata Joni.

Apresiasi juga datang dari atlet panahan Toraja Utara sekaligus guru SDN 1 Rantepao, Thitin Ampulembang. Ia mengaku bangga melihat potensi atlet muda di daerahnya.

“Mantap sekali. Bisa dapat poin 10 di jarak 15 meter itu luar biasa, apalagi kategori junior. Fokus mereka bagus dan cepat menguasai traditional bow,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Toraja Utara, Harpny Satly, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pengembangan olahraga panahan di tingkat sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi. Semoga dari kegiatan seperti ini lahir bibit-bibit atlet berprestasi,” ucapnya.

Terpisah, Bupati Toraja Utara Frederick Victor Palimbong juga menyambut baik munculnya potensi atlet panahan muda di daerahnya.

“KONI atau PERPANI terus melakukan pembinaan. Atletik Toraja Utara pada Porprov 2022 lalu berhasil meraih seluruh medali emas, ini modal yang baik untuk dikembangkan,” ungkap bupati, yang akrab disapa Bro Dedy.

Sebagai informasi, panahan merupakan olahraga yang menekankan presisi, konsentrasi, kontrol pernapasan, serta kekuatan otot.

Di Indonesia, cabang olahraga ini berada di bawah naungan PERPANI (Persatuan Panahan Indonesia) dan secara internasional diatur oleh World Archery Federation.

Selain sebagai olahraga prestasi, panahan juga dinilai efektif membentuk karakter generasi muda melalui nilai fokus, disiplin, dan ketenangan mental.

(erlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini