oleh

Dikurangi Pemerintah Pusat, Wali Kota Palopo Tetap Akomodir Penerima Rastra Lewat APBD

PALOPO, TEKAPE.co – Pada pemutakhiran data penerima beras sejahtera (rastra), atau dulu disebut raskin, pemerintah pusat sempat mengurangi 691 penerima.

Namun karena Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, tak ingin warganya yang berhak menerima bantuan Raskin, tidak menerima, sehingga Judas memperjuangkannya lewat penganggaran APBD.

Hal itu disampaikan Walikota Palopo HM Judas Amir, pada menyerahkan secara simbolis Rastra kepada masyarakat di Kelurahan To’Bulung, Kecamatan Bara, Minggu 22 Oktober 2017.

Pada kesempatan itu, Walikota menyampaikan kesyukurannya, karena masyarakat Palopo yang tidak lagi terakomodir oleh pemerintah pusat, dengan alasan sudah dianggap tidak layak menerima Rastra, akhirnya dapat diselesaikan, bahkan ditambahkan jumlahnya dengan memanfaatkan dana APBD.

Judas mengaku sempat kaget, ketika mengetahui data yang ada kalau dari jumlah 7.788 masyarakat penerima rastra yang terdata, ada pengurangan hingga 691 masyarakat atas kewenangan pemerintah pusat.

Karena merasa mereka masih layak menerima, sehingga Judas berjuang dan mengusulkan adanya penambahan ke DPRD Palopo, agar penerima yang dikurangi, dapat tetap diakomodir lewat anggaran di APBD Palopo.

“Alhamdulillah, melalui usulan ke Ketua DPRD, yang selanjutnya dibahas pada tingkatan legislatif, akhirnya dapat dipenuhi, bahkan jumlahnya bertambah 3 kali lipat. Akhirnya pengurangan penerima rastra dari pusat sebanyak 691, dapat tetap diakomodir,” jelas Walikota Palopo.

Ia menjelaskan, 691 warga yang diperjuangkan agar tetap menerima rastra saat pembahasan itu, justru dapat ditambahkan hingga 1.817 penerima. Setelah dilakukn pendataan ulang, sehingga sekarang ini jumlah penerima rastra akhirnya bertambah.

“Setelah kita perjuangkan, dari 7.788 orang, yang sempat dikurangi 691 orang oleh pemerintah pusat, kini penerima rastra Palopo bertambah 1.817 penerima Rastra dari 691 orang itu,” jelasnya. (hms)

Komentar

Berita Terkait