Tekape.co

Jendela Informasi Kita

‎Di Balik Jeruji, Ipda Hamid Padang Ajak Tahanan Salat Jumat dan Perbaiki Diri‎

Ipda Hamid Padang melaksanakan salat Jumat bersama para tahanan di Polres Palopo, Jumat (23/10/2026), sebagai bentuk pendekatan humanis serta pembinaan moral dan spiritual bagi tahanan. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Pendekatan humanis terhadap tahanan ditunjukkan Ipda Hamid Padang dengan melaksanakan salat Jumat bersama para tahanan di Polres Palopo, Jumat (23/10/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus pengingat bahwa setiap orang tetap berhak mendapatkan perlakuan yang manusiawi, tanpa memandang status sosial, jabatan, maupun kondisi yang sedang dihadapi.
‎
‎Melalui kegiatan keagamaan ini, pembinaan terhadap tahanan tidak hanya berfokus pada proses penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek moral dan spiritual. Hal tersebut sejalan dengan semangat Polri Bersama Masyarakat.

BACA. JUGA: 58 Kendaraan Perusahaan Berpelat Luar Daerah Terjaring di Morowali, UPTD Tegaskan Wajib Pakai DN


‎Hamid Padang mengatakan, salat Jumat dapat menjadi momentum bagi para tahanan untuk merenungkan perjalanan hidup, melakukan introspeksi, serta memperkuat keimanan selama menjalani proses hukum.
‎
‎“Salat Jumat bukan sekadar ibadah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki diri, dan memperkuat keimanan. Melalui kegiatan keagamaan ini, kami berharap para tahanan dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk introspeksi dan menumbuhkan tekad menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Hamid Padang.
‎
‎Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Penegakan hukum tetap berjalan, namun pembinaan moral dan spiritual juga perlu mendapat perhatian.

BACA JUGA: Cegah Karhutla Saat Kemarau, BBKSDA Sulsel Perketat Patroli Hutan Sidrap


‎
‎Ia berharap, melalui pendekatan tersebut, para tahanan dapat menjalani proses hukum dengan baik sekaligus menjadikan pengalaman yang dihadapi sebagai pelajaran untuk memperbaiki kehidupan ke depan.
‎
‎“Pendekatan humanis ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih baik serta mendorong para tahanan agar kelak menjadi pribadi yang berguna dan lebih bertanggung jawab terhadap keluarganya,” tutupnya.
‎
‎Kegiatan salat Jumat bersama tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian yang menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian dari pendekatan kepolisian, sekaligus membuka ruang bagi para tahanan untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki diri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini