Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh di Kantor Gubernur Sulsel, Satpol PP Terluka
MAKASSAR, TEKAPE.co – Aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, berakhir ricuh di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (12/1/2026) sore.
Kabupaten Luwu Tengah yang dituntut pembentukannya berada di kawasan Luwu Raya.
Kericuhan pecah ketika sejumlah peserta aksi merusak gerbang kantor gubernur.
BACA JUGA: Ketua PD PMTI Luwu Utara Tegas Dukung Pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya
Massa juga melemparkan batu ke arah halaman kantor yang dijaga aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Akibat lemparan tersebut, beberapa petugas Satpol PP mengalami luka.
Provost Satpol PP Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Zulkarnain, mengaku terkena lemparan batu di bagian pipi.
BACA JUGA: Bangunan Runtuh di Makassar, Suami Lindungi Istri Hamil 8 Bulan dari Maut
“Kena batu ini,” katanya sambil menunjuk bagian wajahnya yang terluka.
Menurut dia, bukan hanya dirinya yang menjadi korban.
Sekitar enam anggota Satpol PP lainnya turut mengalami luka di bagian dahi, pipi, hingga belakang telinga.
Pantauan di lokasi sekira pukul 17.34 Wita menunjukkan aparat kepolisian masih berjaga di sekitar Kantor Gubernur Sulsel.
Personel dari Polrestabes Makassar dan Polsek Panakkukang disiagakan.
Dua unit kendaraan taktis Sabhara yang ditempatkan di depan gerbang kantor gubernur.
Selain melukai aparat, lemparan batu dari arah massa juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum.
Kaca mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik sebuah bank yang berada di dekat pos jaga Satpol PP dilaporkan pecah.(*)



Tinggalkan Balasan