Buka Rakordes di Bua, Bupati Luwu: Keberhasilan Kabupaten Berawal dari Keberhasilan Desa
LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu H. Patahudding membuka Rapat Koordinasi Desa dan Kelurahan (Rakordes) Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Luwu Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Bua, Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua, Selasa (9/6/2026).
Rakordes perdana yang dimulai dari Kecamatan Bua ini menjadi forum koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu dengan pemerintah kecamatan dan desa guna menyelaraskan program pembangunan, memperkuat sinergi, serta mengevaluasi berbagai program yang berjalan di tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Luwu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Anggota DPRD Luwu Desi Patantan, Maddika Bua Andi Syaifuddin Kaddiraja, Kepala Dinas PMD Luwu Awwabin, Kepala Kesbangpol Luwu Hj. Enrika, Kepala Disdukcapil Luwu Andi Darmawangsa, Camat Bua Jakashadly, Kapolsek Bua AKP Catur, Pabung Luwu Kapten Cba Sudirman, serta para kepala desa dan lurah.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu, H. Patahudding, menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Desa/Kelurahan (Rakordes) tahun ini diawali dari Kecamatan Bua. Menurutnya, Kecamatan Bua dipilih sebagai titik awal karena masih memiliki tokoh adat (Maddika Bua) yang selama ini menjadi panutan dan orang tua bagi masyarakat Kabupaten Luwu.
“Rapat koordinasi ini juga bagaimana pemerintah daerah mendekatkan diri dengan pemerintah kecamatan sampai ke desa. Sebab keberhasilan pembangunan desa juga menjadi keberhasilan pemerintah kabupaten. Kabupaten tidak akan bisa berhasil tanpa keberhasilan yang dimulai dari desa,” kata Patahudding.
Ia berharap seluruh rangkaian Rakordes di kecamatan lain dapat segera dituntaskan sehingga pemerintah daerah dapat menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat seluruh kecamatan dapat kita datangi dan pelaksanaan rapat koordinasi ini bisa tuntas,” tambahnya.
Menurutnya, kondisi fiskal daerah yang terbatas harus dijawab dengan inovasi dan kolaborasi seluruh elemen pemerintahan, terutama pemerintah desa.
Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan
Bupati menegaskan pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Ia menyebut Kabupaten Luwu berhasil mempertahankan program Universal Health Coverage (UHC) meski dengan keterbatasan anggaran.
“Tahun ini kita anggarkan Rp50 miliar. Bagaimana supaya pelayanan kesehatan masyarakat Luwu tidak susah lagi, cukup menggunakan KTP dan KK,” ujarnya.
Patahudding menjelaskan pemerintah daerah juga telah menyelesaikan tunggakan BPJS kesehatan yang diwarisi dari tahun-tahun sebelumnya.
Ia meminta seluruh fasilitas kesehatan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat sebelum menyelesaikan urusan administrasi.
Sekolah Rakyat dan Rumah Sakit Regional
Selain sektor kesehatan, Bupati juga memaparkan sejumlah program strategis yang akan dibangun di Kecamatan Bua. Salah satunya adalah Sekolah Rakyat yang merupakan program Kementerian Sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, sekolah tersebut akan menerapkan sistem boarding school atau asrama dan seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah.
“Sekolah Rakyat yang dibangun ini khusus anak-anak kurang mampu. Nantinya tidak dibayar atau gratis dan ditanggung langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Luwu juga mendorong pembangunan Rumah Sakit Regional di wilayah Labokke. Saat ini proses pembangunan masih menunggu penyelesaian dokumen AMDAL dan Andalalin.
Disamping itu, Patahudding mengungkapkan Kecamatan Bua menjadi wilayah yang memperoleh perhatian besar dalam pembangunan.
Ia memperkirakan total anggaran pembangunan yang masuk ke Kecamatan Bua tahun 2025 sampai 2026 ini mencapai sekitar Rp700 miliar.
“Sejak saya menjabat, Kecamatan Bua menjadi kecamatan yang paling banyak menerima anggaran pembangunan,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan kawasan religi Lapandoso agar dapat menjadi pusat wisata religi dan lokasi pelaksanaan kegiatan keagamaan di masa mendatang.
Bupati juga menyebut sejumlah program lain yang akan direalisasikan di Bua, antara lain pembangunan jalan di wilayah Labokke, rumah nelayan, serta bantuan bibit kakao bagi masyarakat.






Tinggalkan Balasan