Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros, Seorang Anak Luka
MAROS, TEKAPE.co – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Sebelumnya terdampak banjir akibat hujan lebat, kali ini angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Perumahan Findaria Mas 2, Minggu (1/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 10.30 Wita.
BACA JUGA: Pohon Tumbang di Tamalanrea Makassar, Penjual Rambutan Tertimpa
Data sementara menunjukkan, total 10 rumah mengalami kerusakan, dengan tujuh di antaranya berada di kawasan Perumahan Findaria Mas 2.
Atap sejumlah rumah terangkat dan bagian dalam bangunan tergenang air hujan.
Camat Moncongloe, Suhartini mengatakan, para korban di kawasan perumahan tersebut merupakan warga yang ber-KTP Kota Makassar.
Ia mengaku akan meninjau langsung kondisi warga terdampak di Dusun Panaikang.
“Saya akan ke Panaikang untuk melihat kondisi korban,” ujarnya, Minggu.
Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal, menjelaskan sebaran rumah terdampak berada di beberapa titik.
Selain tujuh rumah di Perumahan Findaria Mas 2, masing-masing dua rumah rusak di Dusun Panaikang dan satu rumah di Dusun Pamanjengan.
“Kerusakan terbanyak memang terjadi di Findaria Mas 2,” kata Iqbal.
Iqbal menambahkan, kejadian ini menambah rangkaian bencana yang melanda Moncongloe dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, wilayah tersebut juga sempat dilanda banjir akibat tingginya intensitas hujan yang merendam permukiman warga.
Selain kerusakan rumah, satu orang warga dilaporkan mengalami luka.
Korban merupakan seorang anak dari Dusun Panaikang yang saat ini menjalani perawatan di puskesmas setempat.
“Satu korban luka, anak dari Panaikang, sekarang dirawat di puskesmas,” ujarnya.
Hingga Minggu sore, warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing sambil melakukan perbaikan darurat.
Mereka menunggu bantuan terpal untuk menutup bagian rumah yang rusak.
“Sementara warga menunggu terpal dan melakukan perbaikan seadanya,” tambah Iqbal.
Terkait nilai kerugian, pihak desa belum dapat memastikan besaran kerusakan material.
Namun laporan kejadian telah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Maros untuk penanganan lanjutan.



Tinggalkan Balasan