Andi Utta Minta Warga Bulukumba Siaga Cuaca Buruk, Ini 8 Poin Imbauannya
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengeluarkan delapan poin imbauan kepada masyarakat menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Imbauan tersebut disampaikan berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang menyebut Bulukumba berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.
Kondisi cuaca itu dinilai dapat memicu sejumlah bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor hingga gelombang tinggi di wilayah perairan.
BACA JUGA: Appi Sebut MCH Jadi Jangkar Industri Kreatif Makassar, Siapkan 3 Creative Hub Baru
“Saya mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan,” kata Andi Muchtar Ali Yusuf, Sabtu (16/5/2026).
Bupati yang akrab disapa Andi Utta itu juga meminta warga segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi kondisi yang membahayakan.
Adapun layanan yang dapat diakses yakni nomor darurat nasional 112, Damkar 113, Polisi 110 dan Ambulans 119.
BACA JUGA: Detik-detik Damkar Evakuasi Pria Tersengat Listrik di Atas Rumah di Palopo
“Mari kita saling menjaga dan mengingatkan. Keselamatan kita bersama adalah prioritas utama,” ujarnya.
Dalam beberapa hari terakhir, warga Bulukumba disebut mulai khawatir dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi.
Sejumlah pohon dilaporkan tumbang dan menimpa badan jalan, termasuk di area kantor Desa Paenre Lompoe, Kecamatan Gantarang.
Salah seorang warga Ujung Loe bernama Suhartina meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bulukumba terus memperbarui informasi perkembangan cuaca agar masyarakat bisa lebih cepat melakukan antisipasi.
“Kita ini berada di bantaran sungai karena itu kita minta kecepatan dan ketepatan informasi jika ada potensi cuaca ekstrem,” kata Suhartina.
Berikut delapan imbauan Bupati Bulukumba terkait cuaca ekstrem:
1. Masyarakat diminta berhati-hati saat berkendara dengan mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan dan tidak berhenti di bawah pohon maupun baliho saat hujan deras.
2. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai dan daerah rawan banjir diminta segera menjauh jika debit air meningkat serta tidak menyeberangi sungai saat arus deras.
3. Masyarakat diimbau segera berlindung di rumah atau bangunan aman saat terjadi hujan lebat disertai petir.
4. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta menunda aktivitas melaut apabila gelombang dan angin mulai menguat.
5. Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan saluran air dan drainase agar tidak tersumbat.
6. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan karena dapat memperparah banjir akibat saluran air tersumbat.
7. Warga di wilayah rawan longsor dan pesisir diminta menyiapkan dokumen penting, tas siaga serta jalur evakuasi.
8. Pemerintah mengimbau masyarakat hanya mengakses informasi resmi dari BMKG, BPBD Bulukumba dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba terkait perkembangan cuaca.
(*/Sakril)





Tinggalkan Balasan