Amankan Pemilu 2019, Polres Palopo Gelar Ops Mantap Brata Selama 397 Hari
PALOPO, TEKAPE.co – Dalam rangka pengamanan pemilu legislatif dan pemilu Presiden/Wakil Presiden tahun 2018/2019, Polres Palopo menggelar Ops Mantap Brata, selama 397 hari, 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019, serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Ops Mantap Praja itu diawali dengan apel gelar pasukan, yang dihadiri pimpinan parpol di Palopo, di depan Mapolres Palopo, Rabu 19 September 2018.
Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainnya, akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi ‘Mantap Brata 2018’ selama 397 hari, terhitung mulai 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019, di seluruh wilayah Indonesia, dengan melibatkan 272.886 personel Polri.
Kapolres Palopo, AKBP Taswin, saat memimpin apel tersebut, menyampaikan sambutan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, bahwa Pemolisian di era demokrasi bertumpu pada upaya untuk meraih kepercayaan publik selaku pemegang kekuasaan tertinggi negara.
Hal tersebut diwujudkan antara lain dengan penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap nilai-nilai HAM, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, pemolisian di era demokrasi juga diwujudkan dengan adanya jaminan keamanan dalam penyelenggaraan berbagai agenda demokrasi seperti penyampaian pendapat di muka umum, kemerdekaan berserikat, dan berkumpul serta jaminan keamanan dalam penyelenggaraan pemilihan langsung oleh publik guna memilih kepala daerah anggota legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden.
Dalam kacamata Kamtibmas peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan diantaranya yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa serta penyebaran hoax dan hate speech yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
“Berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan proses pemilu tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai,” katanya.
Berbagai potensi kerawanan telah ditetapkan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan.
Olehnya itu, keberhasilan polri, TNI dan seluruh elemen dalam pengamanan pemilu 2014 serta Pilkada serentak 2017, 2018, menjadi salah satu yang sangat penting. (hms)



Tinggalkan Balasan