Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Dorong Kompetensi Calon Guru, PGSD UNCP Bekali Mahasiswa Lewat Workshop Pembelajaran Mendalam

Dekan FKIP UNCP, Dr. Paldy, M.Pd., membuka kegiatan Workshop Pembelajaran Mendalam yang diikuti mahasiswa semester V PGSD UNCP di Kampus 3 Palopo. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam bertema “Siapkan Mahasiswa untuk Transformasi Edukasi Abad 21” pada 19–21 Januari 2026 di Kampus 3 UNCP.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai konsep dan prinsip pembelajaran mendalam, sekaligus mendorong mereka merancang strategi belajar yang menekankan eksplorasi, refleksi dan kolaborasi siswa.

Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Paldy, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa calon pendidik.

Peserta kegiatan merupakan mahasiswa PGSD UNCP semester V yang didampingi dosen selama rangkaian workshop berlangsung.

Ketua Program Studi PGSD UNCP, Iin Dwi Aristy Putri, S.K.M., M.Kes., menilai workshop tersebut sebagai langkah strategis untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia pendidikan.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali kemampuan dasar mengajar yang relevan dengan perkembangan zaman serta didorong untuk berkolaborasi dalam merancang proyek pembelajaran mendalam,” ujarnya.

Ia menambahkan, workshop juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kapasitas profesional mereka dalam menghadapi transformasi pendidikan abad ke-21.

Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan tiga pemateri, yakni Andi Kilawati, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan materi tentang Growth Mindset dan kerangka pembelajaran mendalam, Erni, S.Pd.SD., M.Pd., yang memaparkan prinsip serta pengalaman penerapan pembelajaran mendalam, serta Sunardin, S.Pd., M.Pd., yang membahas asesmen dalam pembelajaran mendalam.

Pada akhir kegiatan, mahasiswa diminta menyelesaikan proyek desain pembelajaran mendalam sebagai bentuk penguatan keterampilan mereka dalam menyusun kerangka dan strategi pembelajaran yang aplikatif.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini