Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Ketua PHDI Luwu Utara Tegaskan Dukungan Penuh Pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Luwu Utara, Ketut Nuyasa. (ist)

MASAMBA, TEKAPE.co – Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Luwu Utara, Ketut Nuyasa, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai daerah otonomi baru.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen PHDI dalam mendorong percepatan pembangunan serta pemerataan kesejahteraan masyarakat di wilayah Luwu Raya.

Pernyataan itu disampaikan Ketut Nuyasa pada Senin, 12 Januari 2026. Ia menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya merupakan aspirasi lama masyarakat yang lahir dari kebutuhan akan pelayanan publik yang lebih optimal dan rentang kendali pemerintahan yang lebih efektif.

“PHDI Luwu Utara mendukung terbentuknya Provinsi Luwu Raya karena ini adalah perjuangan bersama seluruh elemen masyarakat, lintas suku, agama, dan budaya.

Pemekaran wilayah ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” ujar Ketut Nuyasa.

Menurutnya, semangat perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya harus terus dijaga dengan menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan.

Ia menilai keberagaman yang ada di Luwu Raya justru menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun daerah ke arah yang lebih maju.

Ketut Nuyasa juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah daerah, untuk terus memperkuat sinergi dan menyatukan langkah dalam mewujudkan Provinsi Luwu Raya.

“Dengan kebersamaan dan komitmen bersama, kami optimistis Provinsi Luwu Raya dapat terwujud sebagai daerah otonomi baru yang maju, aman, dan sejahtera,” tambahnya.

Ia menegaskan, PHDI Luwu Utara siap berperan aktif dan memberikan kontribusi positif dalam setiap tahapan perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. (accy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini