8 Pemuda Morowali Utara Dapat Beasiswa Kuliah ke China, Bupati Delis Titip Pesan Ini
JAKARTA, TEKAPE.co – Delapan pemuda asal Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, mendapat kesempatan emas melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di China melalui program beasiswa tahun 2026.
Mereka resmi dilepas dalam Ceremonial Day Penerima Beasiswa ke China 2026 yang digelar Chindo Business Center (CBC) di Gedung World Capital Tower, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, turut hadir dalam acara tersebut.
BACA JUGA: Antrean Solar Mengular, Polda Sulsel Turun Tangan: Mafia BBM Dibidik
Delapan pemuda yang menerima beasiswa tersebut yakni Karen Felisya Loebo, Ravael Yonathan Landopu, Wulan Purnamasari Raropi, Alhibsen Tri Putra Lemangga, Mikhael Bamotiwa, Ivana Potindingo, Ivani Potindingo, dan Gabriel Natanael.
Mereka akan menjalani pendidikan di China selama kurang lebih tiga tahun.
Program beasiswa ini disponsori Chindo Business Center, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta PT IMIP.
BACA JUGA: 5 Wartawan Hilang, Diduga Kecelakaan Saat Liput Gunung Anak Krakatau
Bagi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, kesempatan tersebut bukan sekadar memberikan akses pendidikan dan pengalaman internasional bagi generasi muda.
Program ini juga dinilai menjadi langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengikuti perkembangan investasi di Morowali Utara.
Bupati Delis mengatakan, beasiswa pendidikan ke China memiliki manfaat jangka panjang bagi daerah.
Terlebih, China menjadi salah satu sumber investasi terbesar yang saat ini masuk ke Morowali Utara.
“Program beasiswa belajar di China ini sangat bermanfaat bagi Morowali Utara karena akan memperlancar investasi. Kita tahu investasi terbesar saat ini berasal dari China, dan kita sering kesulitan dalam komunikasi karena tidak menguasai bahasa Mandarin,” kata Delis dalam sambutannya.
Menurut Delis, kemampuan berbahasa Mandarin serta pemahaman terhadap budaya China dapat menjadi modal penting bagi para penerima beasiswa.
Terutama ketika mereka kembali ke Morowali Utara dan nantinya terjun ke dunia kerja maupun berhadapan dengan sektor investasi.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di China tidak hanya menghasilkan pencapaian akademik.
Para penerima beasiswa juga diharapkan memiliki karakter, kemandirian, wawasan luas, serta jejaring internasional yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah.
Delis pun berpesan agar kedelapan pemuda tersebut serius menjalani pendidikan dan menjaga nama baik daerah serta Indonesia selama berada di China.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, bawa nama baik Morowali Utara dan Indonesia, dan kembalilah dengan pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk membangun daerah tercinta,” ujar Delis.
Dalam kesempatan itu, Delis juga mendoakan agar seluruh penerima beasiswa diberikan kesehatan dan mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Founder Chindo Business Center Miss Han Xuya (Sanny), Andi Maulana yang mewakili Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu, Direktur Keuangan PT Baoshuo Taman Industry Investment Group Mr. Zhong Xiofeng, serta Asisten Deputi Infrastruktur Dasar Strategis Kemenko Pembangunan Nayo Ramli, Ph.D.
Bagi kedelapan pemuda Morowali Utara tersebut, keberangkatan ke China menjadi awal perjalanan baru.
Selain menempuh pendidikan, mereka akan berkesempatan mengenal budaya baru, memperluas wawasan, membangun pengalaman internasional, sekaligus membawa nama Morowali Utara di lingkungan pendidikan global.
“Ini sebuah kebanggaan bagi kita. Ada anak-anak Morowali Utara yang bisa menempuh pendidikan di negeri China. Kita doakan mereka sehat dan berhasil dalam pendidikan,” kata Delis.
Delis berharap para penerima beasiswa nantinya tidak hanya kembali membawa gelar pendidikan.
Namun, juga membawa pulang pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Morowali Utara. (*)





Tinggalkan Balasan