Wali Kota Palopo Dinilai Mengkerdilkan Perjuangan Luwu Raya
Salah satu opsi yang disampaikan adalah pendudukan Kantor Wali Kota Palopo sebagai simbol perlawanan terbuka.
“Ini bukan manuver kosong. Ini peringatan politik dari rakyat yang kesabarannya terus diuji,” ujarnya.
Juan menutup pernyataannya dengan satu penegasan, kekuasaan yang terus mengabaikan aspirasi hanya sedang menunda guncangan yang lebih besar.
“Jalanan selalu menjadi ruang terakhir ketika semua pintu resmi ditutup,” katanya.(*)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini



Tinggalkan Balasan