oleh

Tuntut Akreditasi Kampus, Mahasiswa IAIN Palopo Bentrok Dengan Satpam

PALOPO, TEKAPE.co – Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, yang tergabung dalam aliansi mahasiswa menggugat, melakukan aksi unjuk rasa di dalam kampus, Selasa 14 Maret 2018, pagi.

Dalam aksi itu, sempat terjadi bentrok mahasiswa dengan satpam. Bahkan, Satpam kampus sempat mengeluarkan badik saat menghadapi mahasiswa.

Jendlap, Tio Rivaldi, dalam orasinya, menuntut agar rektor IAIN Palopo tidak melakukan wisuda sebelum ada kejelasan akreditasi kampus.

“Kami juga mendesak agar rektor IAIN Palopo memecat pejabat yang tidak sesuai dengan statuta IAIN Palopo nomor 6 tahun 2017, pasal 42 huruf (d) tentang persyaratan pengangkatan calon dekan, dan pasal 53 huruf (d) tentang persyaratan pengangkatan calon ketua lembaga,” ujarnya.

Sebab, masih ada dekan yang masih S2. Padahal dalam statuta IAIN, harus minimal S3.

Sementara itu, Rektor IAIN Palopo, Dr Pirol, kepada wartawan, mengatakan, pengangkatan dekan yang dinilai tidak sesuai statuta itu, dilakukan sebelum statuta itu keluar, sehingga sesuai instruksi Menteri, yang sudah terlanjur diangkat, sisa dikukuhkan kembali sampai periode rektor berakhir.

“Sementara untuk penundaan wisuda, itu bisa saja dilakukan. Sebab itu masih bisa dibicarakan,” ujarnya.

Terkait masalah adanya insiden Satpam bawa badik, Pirol mengaku sangat menyayangkan. Sebab menurutnya, hal seperti itu tidak dibolehkan.

“Begitu juga dengan bakar ban.
Sebenarnya tidak dibolehkan. Sebab bisa memancing hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Ia juga akan memberikan sanksi terhadap pelanggaran tersebut. (rin/del)

 

Komentar

Berita Terkait