oleh

Tips Menyimpan Pakan Ternak Agar Terhindar Dari Hama

Pakan ternak harus disimpan dengan baik agar tidak mengalami kerusakan yang dapat merugikan bagi para hewan ternak yang mengkonsumsinya. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi penyimpanan pakan ternak yang dapat dipraktikan pada industri peternakan.

pakan ternak merupakan komoditas yang mudah mengalami kerusakan. Pakan ternak mudah sekali mengalami kerusakan akibat dari serangan hama seperti tikus, serangga, dan lain-lain

Gudang yang layak

Penyimpan pakan ternak yang baik dapat menghindarkan pakan ternak dari kerusakan. Penyimpan pakan ternak yang efektif dapat dilakukan dengan menyediakan gudang penyimpanan yang layak.

Gudang penyimpanan harus dapat melindungi pakan ternak dari terik matahari langsung. Sinar matahari langsung yang mengenai pakan ternak dapat menurunkan kualitas pakan ternak tersebut.

Selain itu, gudang penyimpanan yang baik harus memiliki ventiliasi yang memadai. Selain itu pastikan juga agar pakan ternak diletakkan di atas palet atau tidak bersentuhan langsung dengan tanah agar terdapat space atau celah untuk penirisan air dari dalam wadah penyimpanan yang berpotensi merusak pakan ternak.

Selain itu, gudang penyimpanan pakan ternak harus memiliki perlindungan dari hama seperti tikus. Pastikan agar hama tidak mudah membobol masuk ke dalam gudang.

Wadah penyimpanan dari bahan yang kokoh

Penyimpan pakan ternak pada area yang sempit atau terbatas dapat diakali dengan menggunakan wadah yang terbuat dari bahan yang kuat seperti metal atau logam. Tong yang terbuat dari metal atau logam akan sulit dirusak oleh hama seperti tikus.

Hindari menggunakan bahan penyimpanan yang terbuat dari plastik yang mudah digerogoti oleh hama pengerat seperti tikus. Semakin kokoh bahan wadah penyimpanan pakan ternak, semakin aman pula pakan ternak yang disimpan.

Silo

Penyimpan pakan ternak yang selanjutnya cukup populer digunakan yaitu menggunakan silo. Industri pertanian sangat sering menggunakan silo untuk penyimpanan berbagai komoditas pertanian.

Silo merupakan wadah penyimpanan komoditas pertanian yang sangat baik, karena terbuat dari bahan metal atau logam yang tidak mudah dirusak oleh hama seperti tikus.

Galon drum 55 metal

Penyimpan pakan ternak yang baik selanjutnya yaitu dengan menggunakan galon berbentuk drum tipe 55 yang terbuat dari metal. Galon ini terbuat dari metal dan didesain dengan bentuk penyimpanan yang mudah dipindahkan untuk berbagai keperluan industri.

Galon drum 55 ini biasanya digunakan untuk menyimpan bahan beracun atau limbah karena bentuknya yang kokoh dan aman. Namun, ada kelemahan dari galon drum 55 ini yaitu bobotnya yang cukup berat sehingga menyulitkan ketika harus sering dipindahkan.

Kulkas tua

Penyimpanan pakan ternak yang berikutnya yaitu dengan memanfaatkan freezer atau kulkas yang sudah tua. Struktur badan kulkas terbuat dari bahan yang kokoh dan padat sehingga menyulitkan untuk dirusak oleh hama pengerat seperti tikus.

Memanfaatkan kulkas tua bekas yang sudah tidak digunakan dapat melindungi komoditas pakan ternak dari kerusakan akibat hama. Selain itu kulkas bekas memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar, sehingga dapat menjadi tempat penyimpanan yang ekonomis.

Hal yang perlu diperhatikan

Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika melakukan  penyimpanan pakan ternak. Hal pertama yang tidak boleh dilakukan untuk penyimpanan pakan ternak yang baik yaitu tidak menerima pengantaran material mentah yang bersifat lembab atau berjamur yang merupakan tanda adanya kontaminasi dari hama.

Kedua, hindari meletakkan wadah penyimpanan pakan ternak menempel pada dinding gudang atau ruang penyimpanan pakan ternak. Berilah jarak yang cukup antara dinding dengan wadah penyimpanan pakan ternak untuk menghindari udara lembab. (dirman)

Komentar