oleh

Penilaian Kota Sehat, Tim KKS Kunjungi 28 Titik di Palopo

PALOPO, TEKAPE.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo yang terus berupaya meningkatkan program kebersihan dan kesehatan lingkungan, dan mempertahankan julukan sebagai Kota Sehat.

Beberapa penghargaan telah didapatkan Kota Palopo sebagai Kota sehat diantaranya dua kali mendapatkan penghargaan swiasti saba wiwerda dan empat kali mendapatkan swiasti saba wistara.

Tim verifikasi lapangan Kabupaten Kota Sehat (KKS) dari kementrian Kesehatan mendatangi Kota Palopo untuk melakukan verifkasi lapangan, Kamis 26 September 2019.

Penerimaan Tim Verifikasi Lapangan Kota Sehat juga hadir seluruh tim forum Kota sehat Palopo. Tim Verifikasi Kota Sehat melakukan kunjungan penilaian di 28 titik di Kota Palopo.

Indikator yang akan dinilai pada Verifikasi Lapangan hari ini yaitu kelembagaan tatanan kawasan permukiman, sarana dan prasarana sehat serta tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri.

Tim Verifikasi ditemui langsung oleh Walikota Palopo, Judas Amir di Aula Walikota Palopo, Kamis 26 September 2019.

Pada kesempatan itu, Judas Amir menyampaikan apa yang mendasar untuk Kota Palopo menjadi sehat sudah diupayakan. Salah satu hal yang menurutnya sangat menonjol yaitu saat dirinya masuk sebagai Walikota pada tahun 2013, masih ada sekolah yang hanya memiliki toilet 1 (satu) saja jadi siswa dan guru saling mengantri.

“Setelah saya menjadi kepala daerah disini saya akhirnya berpikir untuk membuatkan agar masing-masing kelas memiliki toilet (WC),” terang Judas.

Judas Amir juga mengupayakan dan sudah terlaksana masing-masing Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) didalamnya sudah memiliki tenaga honorer bidan dan perawat.

Masalah kebersihan di Kota Palopo juga sudah di tangani secara bertahap. Bagaimana caranya agar sampah-sampah itu, disamping masyarakat bersih juga bisa di manfaatkan. Seperti salah satunya di Kelurahan To’ Bulung sampah di tukarkan dengan emas.

“Palopo bisa di sebut bersih jika masing-masing masyarakat mulai merasakan perasaan saling tidak enak jika ada sampah yang berserahkan,” tutupnya.

Ketua Tim Verifikasi Penilaian Kota sehat Pusat, Trisno Soebarkah dari Kementrian kesehatan mengatakan sebelumnya sudah melakukan bedah dokumen, termasuk salah satunya adalah di Kota Palopo.

“Dari hasil bedah dokumen, di Kota Palopo sudah di lakukan tadi malam langsung ke sekretariat untuk verifikasi beberapa catatan,” ungkapnya.

Trisno Soebarkah bersama timnya akan melakukan verifikasi lapangan, verifikasi lapangan juga ini dinilai sekaligus sebagai pembinaan-pembinaan bagaimana perbaikan kedepannya.

Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat pusat juga dihadiri Warsyan Salsabil dari Kemendagri. Sementara dari Tim pembina Kota Sehat Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendampingi Tim pusat diantaranya Enos Palamba dari Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan, Sarinande Dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Selatan. (Bolang)

Komentar

Berita Terkait