oleh

Teriakan Pekerja THM di DPRD Palopo: Anak Kami Butuh Susu

PALOPO, TEKAPE.co – Tidak beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Palopo akibat pelarangan menjual miras, membuat hidup sekitar 400 karyawan atau pekerja THM terkatung-katung.

Mereka tidak lagi berpenghasilan dan terancam di-PHK karena tidak beroperasinya THM sejak dua pekan lalu.

Saat mereka mengadu ke DPRD Palopo, ada dari mereka membawa anak bayinya. Mereka teriak keluarganya tergantung kepada pekerjaannya di THM. Salah satu dari mereka juga berteriak kalau anaknya butuh susu dan makan.

“Anak kami butuh susu dan makan, pak. Jadi tolonglah kepastian nasib kami,” teriak salah seorang ibu yang membawa anaknya.

 

BACA JUGA: Bahas Masalah THM, DPRD Rapat Tertutup dengan Pengusaha dan Polres Palopo

 

Penyampaian aspirasi ini berakhir tanpa menghasilkan solusi cepat. Polres bersikukuh berjalan sesuai aturan, dengan menunggu terbitnya SIUP-MB atau terbitnya Perwal soal itu.

“Kita menunggu Perwal terbit. Jika dalam waktu tiga hari tidak juga terbit perwal tersebut, maka kami akan menduduki DPRD dengan massa lebih banyak,” ujar konsultan pendamping Asosiasi Pengusaha THM Palopo, Rudi Rasyid. (*)

Komentar

Berita Terkait