Suami Hilang Saat Liput Gunung Anak Krakatau, Desi Tetap Yakin Bagus Khoirunnas Selamat
Posko tersebut menjadi tempat pengumpulan berbagai informasi dari keluarga yang nantinya dapat digunakan dalam proses identifikasi.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan kepolisian dalam mendukung pencarian sekaligus proses identifikasi apabila diperlukan.
“Kami telah menyiapkan posko antemortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan,” kata Hengki kepada wartawan di Carita, Pandeglang.
Pengambilan sampel dari keluarga dilakukan terhadap kerabat delapan orang yang hingga kini dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Meski proses pengumpulan data antemortem telah dilakukan, keluarga korban masih berharap seluruh orang yang hilang tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat. (*)





Tinggalkan Balasan