oleh

Siswa SMKN 2 Lutim Meninggal Saat Diksar KPA Sangkar, Polisi Periksa 19 Panitia

MALILI, TEKAPE.co – Polisi memeriksa belasan saksi atas tewasnya Muh Rifaldi (18) siswa SMKN 2 Luwu Timur saat ikut pendidikan dan latihan dasar (diksar) Kelompok Pecinta Alam (KPA) Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar) Luwu Timur (Lutim).

Korban meninggal dengan luka lebam di bagian wajah dan tubuhnya saat mengikuti diksar KPA Sangkar Lutim di Kabupaten Luwu Utara.

Kapolres Lutim AKBP Indratmoko mengatakan, penyidik Polres Lutim sedang berkoordinasi dengan pihak Polres Luwu Utara untuk melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.

BACA JUGA:
Siswa SMKN 2 Lutim Meninggal Saat Ikut Diksar, Diduga Dianiaya

“19 panitia diamankan untuk diperiksa termasuk termasuk peserta,” kata Indratmoko, Selasa 16 Maret 2021.

Dari keterangan sejumlah saksi baik itu dari panitia dan peserta, telah terjadi kekerasan fisik.

“Para peserta diksar mengalami kekerasan dengan alasan menguji mental dan fisik peserta,” ucapnya.

“Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan kelalaian, maka panitia akan bertanggungjawab,” sambungnya. (*)

Komentar

Berita Terkait