Satu Warga Poso Hilang Usai Katinting Terbalik di Morut, TNI dan Polres Turun Lakukan Pencarian

MORUT, TEKAPE.co – Satu warga Poso dilaporkan hilang dan satu warga lainnya selamat, usai kapal katinting yang ditumpanginya terbalik akibat menabrak pusaran air, di Sungai Laa Desa Tiu, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara (Morut), sekira pukul 13.00 Wita.

Korban kapal katinting itu bernama Markus Alipa (65), beralamat di Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso. Ia belum ditemukan.

Kemudian korban kedua adalah Jeli Petra Alipa (33), beralamat di Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, yang merupakan anak korban, yang ditemukan selamat.

Kapolsek Petasia, Ipda Ahmad Sadat S.Sos, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Korbannya ayah dan anak. Keduanya hendak pergi mengolah kayu ramuan rumah, di Desa Ulu Laa, dengan menggunakan perahu motor katinting,” jelasnya.

Namun, lanjut dia, saat melintas di Pasompelabu, wilayah Desa Ulu Laa, bertepatan pada pusaran air sungai, perahu yang ditumpangi korban, tiba-tiba dihantam oleh arus air dari samping kiri perahu, yang mengakibatkan perahu tersebut tersandar di tebing sungai, disertai dengan hantaman arus sungai yang deras, sehingga air masuk ke dalam perahu.

Akibatnya, perahu tersebut tenggelam. Ketika sang ayah hendak menyelematkan perahu dan barang-barang yang ada di atas perahu, korban Markus memanggil anaknya, yang saat itu terlempar di tebing sungai.

“Setelah itu, sang anak Sudah tidak lagi melihat ayahnya. Sehingga anak korban langsung mencari bantuan,” jelas Kapolsek.

Kebetulan, pada saat itu, ada warga yang melintas menggunakan perahu, sekira pukul sekitar 14.00 Wita.

Saat anak korban tiba di desa Tiu, menginformasikan bahwa korban mengalami musibah tenggelamnya perahu, yang ditumpangi bersama korban.

Polri bersama TNI dan dibantu masyarakat Desa Tiu hingga saat ini, masih melakukan pencarian. Namun sampai berita ini diterbitkan, korban belum ditemukan.

“Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat kondisi sudah malam dan minimnya peralatan, serta penerangan, ditambah lagi situasi cuaca yang kurang mendukung, maka pencaharian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi,” jelas Kapolsek. (hms/rudini)

Komentar