RSUD Tarutung Menata Layanan, Evaluasi Ombudsman Jadi Bahan Pembenahan
TAPUT, TEKAPE.co – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut kembali ditegaskan melalui kunjungan dan penilaian pelayanan publik oleh Tim Ombudsman, Rabu (23/9/2026).
Kehadiran Tim Ombudsman di RSUD Tarutung menjadi bagian dari proses evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik. Penilaian dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai aspek pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada masyarakat.
BACA JUGA: Terbongkar Peredaran Sabu di Emea Morowali, 13 Saset Diamankan Polisi
Tim Ombudsman diterima Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M., bersama jajaran manajemen dan pegawai.
Dalam proses evaluasi, tim melakukan wawancara dengan Direktur RSUD Tarutung serta sejumlah masyarakat pengguna layanan. Selain itu, Tim Ombudsman juga melihat secara langsung sarana dan prasarana yang tersedia di lingkungan rumah sakit.
Bagi manajemen RSUD Tarutung, evaluasi tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali kualitas pelayanan sekaligus mengidentifikasi ruang-ruang yang masih dapat diperbaiki.
BACA JUGA: Resmikan Musholla Al-Ikhlas Bhayangkara, Kapolres Palopo Soroti Pentingnya Spiritual Personel
Direktur RSUD Tarutung, mengatakan pihaknya menyambut baik proses penilaian yang dilakukan Ombudsman.
“Kami menyambut baik penilaian dari Ombudsman. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pelayanan publik dan melakukan pembenahan terhadap hal-hal yang masih perlu diperbaiki,” kata Bobby kepada TEKAPE.co, Rabu (23/9/2026).
Menurut Bobby, masukan dari lembaga pengawas pelayanan publik tersebut penting bagi RSUD Tarutung untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga menyangkut kenyamanan, kecepatan, keterbukaan informasi, serta sikap seluruh petugas dalam melayani masyarakat.
“Setiap masukan akan kami jadikan bahan evaluasi dan perbaikan. Kami ingin pelayanan di RSUD Tarutung semakin baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang profesional serta nyaman,” ujarnya.
Bobby juga mengajak seluruh jajaran RSUD Tarutung untuk mempertahankan komitmen dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan merupakan proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, evaluasi dan masukan dari pihak eksternal menjadi bagian penting dalam mendorong rumah sakit untuk terus berbenah.
“Komitmen kami adalah terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apa yang masih kurang akan kami perbaiki secara bertahap,” kata Bobby.
Melalui evaluasi tersebut, RSUD Tarutung menunjukkan keterbukaannya terhadap pengawasan dan masukan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Manajemen rumah sakit berharap proses evaluasi dapat menjadi dorongan untuk semakin memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Tarutung.
(Abednego Manalu)





Tinggalkan Balasan