oleh

Rehab Sekolah dari DAK 2021 Dinas Pendidikan di SMP Negeri 1 Pagelaran Memprihatinkan

PRINGSEWU, TEKAPE.CO – Gabungan tim awak media beserta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Masyarakat Analisi Kebijakan (PEMATANK) Melakukan Investigasi ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negri 01 Pagelaran, dalam rangka kontrol sosial pekerjaan rehab berat gedung kelas menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2021. Ditempat itu, didapati beberapa kejanggalan pada pekerjaan. Seperti pada kayu yang digunakan diduga memakai kayu racuk. Kusen pada jendela hingga daun pintu yang terdapat pada seluruh ruang kelas terlihat banyak yang retak. Selain keretakan mendominasi di setiap kayu yang terpasang, lebih mirisnya lagi pada setiap kusen termasuk daun pintu hingga pentilasi dilakukan pengecatan tanpa dilakukan penghalusan terlebih dahulu atau dilakukan pengamplasan. Tidak hanya itu, termasuk pada beberapa bagian dinding wuwungan bagian luar ditemukan juga keretakan, termasuk pada cat yang melekat pada dinding tersebut terlihat mulai terkelupas.

Masih ditempat yang sama, ada juga beberapa lis beberapa pilar yang belum terpasang. Termasuk pada pemasangan lampu penerangan belum rampung dipasang. Ada lagi, pada pemasangan rangka baja untuk bagian pelapon disalah satu gedung ditempat itu belum rampung dikerjakan.

Mendapati kejanggalan tersebut, Suadi Romli selaku ketua LSM PEMATANK menegaskan akan menindaklanjuti temuan tersebut. Untuk itu pihaknya secepat akan melaporkan secara resmi ke Kejati Lampung.

“Melihat dari temuan di lapangan Kita sangat menyayangkan anggaran DAK pisik yang semestinya di jadikan untuk meningkatkan pasilitas pendidikan, malah di duga di kerjakan tidak sesuai harapan.
DPP PEMATANK dalam waktu dekat ini akan segera memberikan Laporan secara resmi kepada APH yakni Kejaksaan tinggi lampung, dan kita juga mendesak inspektorat pringsewu dan BPK untuk segera melakukan audit pada pekerjaan phisik tersebut, hal tersebut agar kedepanya lebih baik dalam peningkatan kualitas bangunan, “ujar Suadi Romli, Kamis (6/1/22).

Hingga berita ini ditayangkan pihak rekanan serta Dinas Pendidikan sedang berusaha untuk dikonfirmasi wartawan ini. (TIM)

Komentar