oleh

PT Vale Diminta Serius Perhatikan Masyarakat Adat Matano

SOROWAKO, TEKAPE.co – Perusahaan tambang nikel di Sorowako, PT Vale Indonesia Tbk, diharapkan memberikan perhatian serius terhadap masyarakat adat Matano, yang berada di sekitar wilayah pertambangan.

Pasalnya, perhatian PT Vale selama ini, dianggap masih sangat minim. Tak ada hal istimewa yang diberikan untuk masyarakat.

Hal itu disampaikan salah satu tokoh adat Matano, H Abutar Ranggo, dalam keterangan persnya, Rabu 23 Oktober 2019.

“Selama ini, perhatian PT Vale terhadap masyarakat di Sorowako, khususnya masyarakat adat Matano, masih sangat minim. Salah satunya masih banyak putra putri kami yang menjadi pengangguran, karena tak diakomodir PT Vale dan tak memberdayakan mereka,” tandasnya.

Begitu juga di sisi pelestarian adat dan budaya di Matano. Menurut Abutar Ranggo, perhatian PT Vale masih minim di pelestarian adat dan budaya di Matano.

Ia mengatakan, PT Vale harus memahami, jika keberadaannya dalam wilayah konsensi itu, tidak terlepas dari hak ulayat adat Matano.

“Sehingga kami menegaskan, agar kiranya keberadaan PT Vale di Sorowako, dapat menjadi mitra adat Matano yang baik. Apa yang menjadi harapan masyarakat Adat Matano, baik dalam bentuk pemberdayaan, maupun dalam bentuk pembangunan fisik serta infrastruktur,” tandasnya.

Selain itu, menurutnya, masyarakat yang ada dalam wilayat adat Matano, sudah seharusnya mendapat perlakuan khusus, seperti listrik gratis. Mengingat suplai listrik dari PLTA PT Vale, sudah cukup besar, termasuk yang disumbangkan ke PLN.

“Jika itu diberikan, maka masyarakat dapat merasakan betul keberdaan PT Vale,” tandasnya. (ale)

Komentar

Berita Terkait