oleh

Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Way Waya Kroi Diduga Sarat Korupsi

LAMPUNG TENGAH, TEKAPE.Co – Proyek pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi DI “Way Waya Kroi”, terletak diarea bendungan Sri Way Langsep, kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah diduga sarat korupsi.

Proyek yang dikerjakan oleh pihak rekanan atau kontraktor CV Mudia Karya dengan pagu anggaran sebesar Rp.2619.729.000,00 tersebut patut dipersoalkan.

Selain tidak dipasangnya papan nama proyek disekitar lokasi, dari hasil pantauan nampak seluruh pekerja ditempat itu tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti, tidak memakai helm bahkan sepatu boot.

Tidak hanya itu saja. Nampak pada pemasangan batu pada dinding irigasi terlihat tidak memakai pondasi tanam.

Selain itu juga, pada bagian lantai irigasi yang lama masih ada juga yang belum dibongkar.

Ketika diminta keterangan, salah satu pekerja ditempat itu mengatakan, untuk adukan semen menggunakan takaran lima satu yaitu, lima argo pasir dan satu sak semen padang.

” lima angkong pasir dan satu sak semen padang untuk adukannya, “kata pekerja itu, Selasa (31/8/21).

Dilokasi, pihak rekanan melalui pengawas lapangan yang enggan menyebutkan namanya, ketika dikonfirmasi tidak banyak berkomentar hanya menyebut bahwa Pekerjaan tersebut merupakan program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) selaku pihak kontraktor CV. Mudia Karya.

“Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) CV. Mudia Karya pihak kontraktor, “jelas dia. (Segara)

Komentar