oleh

Pembukaan Lahan Dilakukan Sepihak, Aliansi Masyarakat Burau Lutim Tolak PTPN XIV

LUTIM, TEKAPE.co – Aliansi Masyarakat Burau, Kabupaten Luwu Timur, menolak pembukaan lahan yang dilakukan PTPN XIV.

Pembukaan lahan ini dinilai masyarakat sebagai keputusan sepihak, sebab PTPN XIV tidak mampu menunjukan bukti berupa HGU serta tidak adanya kesepakatan yang terjadi antara Masyarakat dan pihak PTPN XIV.

Selain itu, manajer PTPN XIV Unit Usaha PKS Luwu yang telah mengirimkan surat ke Camat Burau dengan perihal ‘Pemberitahuan Pembukaan Lahan Pembibitan Afdeling Jalajja 1 dan 2’, dilakukan tanggal 29 Maret 2021, juga dinilai sepihak.

Karena, sebelumnya pada tanggal 23 Maret 2021 telah ada rapat yang dilakukan di Kantor Camat Burau, yang tidak menghasilkan kesepakatan apapun, termasuk pembukaan lahan pembibitan oleh PTPN XIV.

Kepala desa Lumbewe, Kecamatan Burau, Nahris menuturkan PTPN XIV penolakan masyarakat terhadap pembukaan lahan PTPN XIV karena lahan tersebut bukan menjadi lahan PTPN XIV.

“Tidak ada kesepakatan yang lahir dari pertemuan tersebut, karena kami tidak menerima lahan yang telah dikelola secara turun temurun tiba-tiba diklaim oleh perusahaan,” tegasnya.

Selain itu, Kepala Desa Lumbewe ini juga menilai, selama ini PTPN XIV tidak pernah memperlihatkan HGU yang diklaim dan tidak adanya papan infromasi terkait areal yang masuk wilayah HGU.

“Apalagi lahan tersebut merupakan lahan yang telah dimanfaatkan warga dengan menanam kakao, sawit, durian, dan langsat sebagai sumber penghidupan. Terlebih lagi, lahan ini merupakan lahan turun temurun suku Pamona yang tidak akan diberikan kepada perusahan,” tambah Nahris. (*)

Komentar

Berita Terkait