Pelatihan Anyaman Dibuka Bupati, Bulukumba Dorong UMKM Naik Kelas
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba menggenjot penguatan industri kecil dan menengah (IKM) lokal.
Hal tersebut dilakukan melalui pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha kerajinan anyaman.
Kegiatan ini digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bulukumba.
BACA JUGA: Andi Sudirman Tak Datang di HJL ke-758, Jalanan Membara oleh Tuntutan Provinsi Baru
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf di Sentra IKM Tenun Bira, Rabu (21/1/2026).
Pelatihan yang berlangsung hingga 27 Januari 2026 tersebut diikuti puluhan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Bulukumba.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, mulai dari penguasaan teknik desain, pengembangan pola dan motif, hingga pemahaman etika serta komunikasi bisnis.
BACA JUGA: Munafri Arifuddin Dorong Pengembang Serahkan PSU Lebih Awal
Dalam sambutannya, Andi Muchtar Ali Yusuf menilai kerajinan anyaman memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
Menurut dia, produk berbasis kearifan lokal dapat menjadi sumber nilai tambah apabila dikembangkan dengan inovasi dan kualitas yang konsisten.
“Anyaman bukan hanya bagian dari warisan budaya, tetapi juga peluang ekonomi. Dengan sentuhan desain dan inovasi, produk Bulukumba bisa memiliki daya saing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selain materi teori, peserta mendapatkan pendampingan praktik langsung, termasuk pengenalan peralatan dan material, pembuatan produk anyaman, serta pengembangan motif untuk kebutuhan dekorasi rumah.
Narasumber utama, praktisi kerajinan nasional Bustam Effendi, memberikan bimbingan intensif agar peserta mampu menghasilkan produk secara mandiri dan memenuhi standar kualitas.
Dalam kunjungan perdananya ke Bulukumba, Bustam mengapresiasi potensi pariwisata, budaya, dan kriya daerah tersebut.
Ia mendorong pelaku UMKM untuk terus mengembangkan desain dan corak agar produk tenun dan anyaman Bulukumba tidak tertinggal dari tren pasar.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam aspek desain, menjadi kunci agar produk lokal tetap relevan,” katanya.
Pemkab Bulukumba berharap pelatihan ini dapat memperkuat peran UMKM dalam perekonomian daerah, sekaligus mendorong tumbuhnya industri anyaman yang berkelanjutan dan berorientasi pasar.
Acara pembukaan dihadiri Ketua Dekranasda Bulukumba Andi Herfida Muchtar, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Alfian Mallihungan, serta jajaran perangkat daerah terkait.
(Sakril)



Tinggalkan Balasan