Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Menteri Desa Tak Bisa Jaga Ucapan, Sebut Wartawan “Bodrex”

Wakil Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Dewan Pimpinan Pusat, Makmur Napitupulu. (ist)

ACEH TIMUR, TEKAPE.co – Pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, menuai reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk wartawan, LSM, dan organisasi masyarakat.

Pernyataannya yang menyebut “wartawan Bodrex” dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap profesi jurnalis.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Dewan Pimpinan Pusat, Makmur Napitupulu, menyatakan bahwa ucapan Menteri Desa telah melukai profesi jurnalis.

BACA JUGA: Kapolres Palopo Hadiri Dzikir dan Sholawat Nabi, Doakan Para Raja dan Pahlawan Luwu

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Yandri dari jabatannya.

“Ampun, sekelas menteri ternyata ucapannya seperti ini. Ini menunjukkan bahwa Menteri Desa tidak memiliki etika dalam berkomunikasi.”

“Banyak pendamping desa yang justru membuat laporan pertanggungjawaban desa, padahal tugas mereka seharusnya adalah mendampingi agar desa lebih maju, bukan mengurus LPJ desa dengan bayaran dari dana desa,” ujar Makmur.

BACA JUGA: Tema dan Logo Hari Pers Nasional 2025, Diperingati 9 Februari di Kalsel

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan dana desa. Menurutnya, kepala desa tidak perlu takut untuk mempublikasikan anggaran desa secara transparan agar masyarakat dapat mengetahui penggunaannya.

Pemberitaan dari wartawan, kata Makmur, telah berkontribusi dalam mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan dana desa yang akhirnya diproses hukum.

Pernyataan kontroversial Menteri Desa ini kini menjadi sorotan publik. Banyak pihak menilai bahwa seorang pejabat negara harus lebih berhati-hati dalam berkomentar, terutama terhadap profesi yang memiliki peran penting dalam demokrasi. (I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini