oleh

Menang Versi Hitung Cepat, Garuda MudaNA Sudirman Sulaiman Luwu Raya Instruksikan Kawal Suara

PALOPO, TEKAPE.co – Pasangan Calon Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) unggul pada perhelatan pilkada Sulsel versi hitung cepat atau quick count di seluruh lembaga survei independen nasional.

Berdasarkan data hitung cepat Indikator Politik Indonesia (IPI), yang masuk sebesar 100 persen, Prof Andalan memperoleh suara 44,41 persen.

Sedangkan rivalnya, Paslon nomor urut 1 NH-Aziz hanya meraup 26,65 persen, nomor urut 4 IYL-Cakka 18,02 persen dan AAN-TBL nomor urut 2 hanya meraup 10,91 persen.

Melihat hal itu, Penasehat Garuda MudaNA Sudirman Sulaiman, Andi Rifai Kaso Morang, didampingi Sekertaris Umum Ns Ulul Asmy SKep, Jumat 29 Juni 2018, meminta agar seluruh tim mengawal perolehan suara Prof Andalan hingga ke rekap KPU Provinsi Sulsel.

“Kami harapkan kemenangan hitung cepat ini tidak membuat kita terlena dan bereforia. Kami telah menginstruksikan untuk tetap mengawal suara hingga ada keputusan resmi KPU. Khususnya kepada segenap relawan dan tim sayap Garuda MudaNA Sudirman Sulaiman yang tersebar di kawasan Luwu Raya, diantaranya Komunitas Pemuda Andi Sudirman Sulaiman (Kompas) Kota Palopo, Barisan Muda Prof Andalan Kabupaten Luwu, Simpatisan Muda Prof Andalan Kab. Luwu Utara, Relawan Muda Prof Andalan Kab Luwu Timur, dan relawan lainnya,” ujarnya.

Sebelum penghitungan suara selesai, pihaknya sudah mendapat informasi dan langsung terjun ke lapangan di beberapa lokasi yang teridentifikasi rawan terjadi pengalihan suara maupun kecurangan. Oleh karena itu, ada baiknya mengantisipasi dan tetap melakukan pengawalan untuk suara kemenangan Prof Andalan.

Ia juga mengatakan, kemenangan ini bukan hanya kemenangan tim, relawan dan konstituen Prof Andalan saja namun juga merupakan kemenangan seluruh masyarakat Sulsel.

“Kita lihat perolehan suara di 4 Kabupaten Kota yang ada di Luwu Raya, Alhamdulillah kita menunjukkan angka di atas target, yaitu 30 persen plus 1, bahkan real count tim khusus untuk kota Palopo menunjukkan angka 44,18 persen,” ujarnya. (rin)

 

Komentar

Berita Terkait