Tekape.co

Jendela Informasi Kita

LMND Soroti Kinerja Pj Wali Kota Palopo

Bendera Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). (net)

PALOPO, TEKAPE.co – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Palopo menyoroti sejumlah program Pejabat (Pj) Wali Kota Palopo Asrul Sani terkait Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang mandek atau tidak lagi berjalan.

Ketua LMND Palopo Adri Fadli mengatakan, program RPJMD yang mandek disebabkan gagal bayar diantaranya, Insentif RT/RW Imam Mesjid, Guru Mengaji, Guru Sekolah Minggu, Pinandita, Petugas Penyelenggara Jenazah dan Honorarium tenaga Honorer tahun 2023.

Sejumlah proyek infrastruktur mangkrak seperti Revitalisasi Stadion Lagaligo, Pembangunan Gedung Kesenian, Normalisasi Sungai, Pembangunan Talud.”

“Beberapa proyek lainnya untuk tahun anggaran 2023 telah selesai dan beberapa yang belum selesai pembangunannya disebabkan dana termin atau proyek tidak dicairkan,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Rabu 10 Januari 2024.

Padahal, lanjutnya, proyek ini memakan anggaran yang besar bersumber dari APBD murni. Tentu, jika ini terealisasikan dampaknya dapat dirasakan atau dimanfaatkan langsung oleh masyarakat Kota Palopo. 

“Disisi lain hilangnya trust terhadap Pemerintah Kota Palopo jika hal tersebut tidak diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, saat ini Kota Palopo mengalami defisit keuangan daerah dikerenakan Tim Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TPAD) yang di Ketuai Sekretaris Daerah Kota Palopo Firmanza DP tidak cermat dan teliti dalam menyusun, merancang, serta memverifikasi APBD.

Selain itu, katanya, ada beberapa rekomendasi yang belum dilaksanakan oleh Pj Walikota Palopo, diantaranya rekomendasi DPRD Palopo untuk mengevaluasi kinerja Dewas dan Direksi BUMD yaitu PAM-TM dan RSUD Sawerigading yang dinilai bekerja dibawah standar pelayanan minimal (SPM).

Rekomendasi KASN atas laporan pelanggaran Netralitas ASN oleh Bawaslu Palopo terhadap 9 ASN dilingkup Pemkot Palopo.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini