Lapas Palopo Ikut Panen Raya Nasional, Hasilnya Disalurkan ke Daerah Terdampak Bencana
PALOPO, TEKAPE.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, berpartisipasi dalam Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan yang digelar secara nasional dan terpusat di Lapas Kelas I Cirebon, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia secara daring melalui aplikasi Zoom dan dimulai pukul 10.00 Wita.
Di Lapas Palopo, panen raya berlangsung di area pembinaan pertanian dan dihadiri langsung Kepala Lapas Kelas IIA Palopo Jose Quelo bersama jajaran pegawai serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Palopo.
BACA JUGA: Dihairi Ketua DPRD, Bupati Irwan Kukuhkan Pengurus LPTQ Luwu Timur Periode 2025–2030
Hadir pula Kapolsek Wara Utara, Lurah Buntu Datu, Babinsa, serta penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kota Palopo sebagai bentuk dukungan lintas sektor.
Pada kesempatan tersebut, warga binaan memanen sejumlah komoditas hortikultura, seperti terong, kangkong dan kacang panjang.
Hasil panen merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian berbasis pertanian yang dijalankan secara berkelanjutan di Lapas Palopo.
BACA JUGA: Pemkab Bulukumba Apresiasi Putusan PN Tolak Gugatan Sengketa Hutan Adat Ammatoa Kajang
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo Jose Quelo mengatakan, program ketahanan pangan pemasyarakatan merupakan salah satu program akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.
“Melalui pembinaan pertanian ini, warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan yang bernilai ekonomi dan sosial,” kata Jose Quelo.
Ia menjelaskan, hasil dari program pembinaan kemandirian tersebut dapat dimanfaatkan untuk pemberian premi kepada warga binaan serta berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Menariknya, pada panen raya kali ini, seluruh hasil panen tidak dimanfaatkan untuk kebutuhan internal lapas.
Hasil panen justru disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan kepada daerah yang terdampak bencana, khususnya wilayah Aceh dan Sumatra.
“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan solidaritas jajaran pemasyarakatan terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Jose.
Melalui partisipasi dalam panen raya nasional ini, Lapas Palopo menegaskan komitmennya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan, sosial dan ekonomi.(*)



Tinggalkan Balasan