Kisah Cinta LDR 6 Bulan, Wanita Palopo Resmi Dipinang Pria Turki
PALOPO, TEKAPE.co – Kisah jodoh tak terduga dialami Asni Manggasa (43), warga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Berawal dari perkenalan lewat teman, ia akhirnya menikah dengan pria asal Turki, Huseyin Dinc (48).
Asni yang akrab disapa Ninin mengungkapkan, perkenalan itu bermula dari seorang teman yang memiliki kerabat menikah dengan pria asal Turki.
BACA JUGA: HUT IWAPI ke-51, Wabup Bulukumba Dorong Pengusaha Perempuan Naik Kelas
Dari situlah komunikasi dengan Huseyin terjalin hingga berlanjut serius.
Selama enam bulan, keduanya menjalani hubungan jarak jauh dengan intens berkomunikasi melalui WhatsApp.
Meski berbeda bahasa, mereka tetap lancar berinteraksi.
BACA JUGA: Bupati Irwan Ajak Guru Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Nilai Lokal
“Kami komunikasi pakai bahasa Inggris, bahasa Turki, dan dibantu Google Translate,” ujar Ninin, Rabu (6/5/2026).
Ia mengaku mantap menerima lamaran Huseyin karena menilai calon suaminya memiliki pemahaman agama yang baik.
“Alasan utama saya menerima karena dia punya ilmu agama yang cukup untuk jadi imam,” katanya.
Menurutnya, Huseyin merupakan seorang hafidz yang taat beribadah. Bagi Ninin, akhlak menjadi pertimbangan utama dalam memilih pasangan hidup.
Pertemuan pertama keduanya berlangsung di Bandara Soekarno-Hatta pada 10 April 2026. Saat itu, Ninin langsung menjemput Huseyin yang datang ke Indonesia untuk melamarnya secara langsung.
Setelah resmi menikah, pasangan ini sepakat untuk saling belajar bahasa, adat, dan budaya masing-masing.
Untuk sementara, mereka akan menetap di Bekasi, tempat Ninin sebelumnya bekerja.
“Kami sepakat saling belajar bahasa dan budaya. Untuk sementara tinggal di Bekasi sambil susun rencana ke depan,” ungkapnya.
Soal rencana memiliki anak, Ninin mengaku tidak ingin menunda. Ia bahkan memiliki harapan khusus terkait momongan.
“Saya tidak mau menunda, bahkan ingin langsung dikaruniai kembar tiga,” tuturnya.
Dalam pernikahan tersebut, mahar yang diberikan berupa emas 10 gram dan uang panaik sebesar Rp150 juta.
Akad nikah digelar di Gedung Saodenrae Convention Center pada Rabu (6/5/2026).
Kedua mempelai tampil mengenakan busana adat Sulawesi Selatan berwarna biru muda. (*)





Tinggalkan Balasan