Kerja Sama Lascarcoco–Pemkab Luwu Utara Resmi Ditutup, Fokus Keberlanjutan Kakao dan Kopi
MASAMBA, TEKAPE.co – Kolaborasi antara Lascarcoco dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam pengembangan praktik wanatani kakao dan kopi berkelanjutan resmi berakhir setelah berjalan selama dua tahun.
Penutupan kerja sama tersebut ditandai melalui kegiatan Close Out Meeting, di Command Center Luwu Utara, Senin (23/6/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan komitmen keberlanjutan program yang telah dijalankan sejak 2022.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Pj. Sekretaris Daerah, Jumal Jayair Lussa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Lascarcoco dan seluruh mitra, termasuk USAID, Kementerian PPN/Bappenas, OIF Indonesia, dan Rikolto, atas kontribusi nyata dalam meningkatkan praktik pertanian kakao dan kopi berkelanjutan di Luwu Utara,” ujarnya.
Ia menilai, selama dua tahun pelaksanaan, proyek ini telah menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi petani, khususnya dalam peningkatan kapasitas dan pengelolaan usaha tani yang ramah lingkungan.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Proyek Lascarcoco, Annisa Anastasia, mengungkapkan bahwa berakhirnya kerja sama ini merupakan konsekuensi dari kebijakan baru, meskipun pihaknya mengakui tidak mudah untuk mengakhiri kolaborasi yang telah terbangun dengan baik.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, terutama langkah strategis melalui penerbitan Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2024 tentang Peta Jalan Kakao Lestari 2024–2044,” kata Annisa.
Menurutnya, regulasi tersebut menjadi fondasi kuat bagi pengelolaan kakao berkelanjutan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus menjamin keberlanjutan program pasca-berakhirnya proyek.
Annisa berharap, hubungan baik dan komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan membuka peluang kerja sama baru di masa mendatang.
“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti di sini. Semoga ke depan dapat kembali berkolaborasi dalam program lain demi kemajuan sektor pertanian di Luwu Utara,” pungkasnya. (hms)



Tinggalkan Balasan