oleh

Kepengurusan DEMA FTIK IAIN Palopo Diduga Dihambat, Mahasiswa Desak Dekan Mundur

PALOPO, TEKAPE.co – Pemilihan Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palopo hingga kini masih berpolemik.

Ketua terpilih yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) IAIN Palopo, sampai kini, SK kepengurusan DEMA FTIK belum juga dikeluarkan oleh birokrasi lingkup FTIK, dengan alasan yang tidak jelas.

Ketua DEMA FTIK terpilih, Dwi Bahyudi, menyayangkan sikap birokrasi kampus.

Sebab menurutnya, birokrasi kampus dan lembaga mahasiswa adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Relasi keduanya sangat kuat karena menyangkut keberlangsungan kemajuan akademik mahasiswa dan eksistensi kampus.

“Situasi yang diharapkan adalah harmonisasi antara lembaga mahasiswa dan birokrasi kampus yang harusnya berjalan berdampingan,” tandasnya.

Tetapi dalam relasi tersebut, kata Dwi Bahyudi, seringkali terjadi dinamika. Seperti administrasi lembaga dipersulit, penghambatan pencairan dana kegiatan mahasiswa, gerakan mahasiswa yang tak jarang dihambat, terlebih jika timbul konflik pribadi.

“Mahasiswa IAIN Palopo menyanyangkan tindakan pihak birokrasi lingkup FTIK yang terlalu dalam mencampuri urusan kelembagaan. Sehingga citra kelembagaan tercederai akibat pembungkaman demokrasi merusak independensi mahasiswa yang dilakukan oleh birokrasi FTIK,” katanya.

Mahasiswa IAIN Palopo geram dengan sikap pihak birokrasi lingkup FTIK yang dinilainya terkesan amatir dalam menjalankan tupoksinya, dimana pihak birokrasi tidak konsisten dalam mengambil keputusan. Terlebih birokrasi telah melontarkan perkataan yang tidak sewajarnya dilontarkan dari pemangku jabatan.

Ketua DEMA FTIK mengecam kalimat dekan FTIK, yang menuding DEMA FTIK telah ditunggangi.

“Ini mencederai independensi lembaga mahasiswa hingga keluar perkataan dari dekan FTIK: Tanya Bosmu,” tandasnya.

Atas kalimat yang sempat terlontar tersebut, Ketua DEMA FTIK terpilih, Dwi Bahyudi meminta pertanggungjawaban dekan FTIK dan meminta maaf kepada DEMA FTIK.

“Kami juga meminta agar dekan FTIK mundur dari jabatannya, atas perkataan tersebut, sebab sangat tidak profesional,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan FTIK IAIN Palopo Dr Nurdin K MPd yang dikonfirmasi via Whatsapp, tak memberikan tanggapan apa-apa. (rin)

Komentar

Berita Terkait