Kekasih Kenang Mendiang FE: “Kami Sempat Video Call Malam Itu”
PALOPO, TEKAPE.co – Aditya Warman, kekasih FE, tak kuasa menahan kesedihan saat mengenang perempuan yang hilang selama 14 bulan sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Ia masih mengingat jelas percakapan terakhir mereka melalui video call di penghujung Januari 2024, malam yang belakangan diketahui sebagai malam pembunuhan FE.
“Saat itu tidak ada firasat apa pun,” kata Adit, Jumat 26 Maret 2025.
BACA JUGA: Polisi Akan Gelar Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Sales Cantik di Palopo
Sejak 25 Januari 2025, Adit kehilangan kontak dengan FE.
Aditya pun berupaya mencari keberadaannya, sembari memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan mengenai komunikasi terakhir mereka.
Namun, pencarian itu tak membuahkan hasil. Setelah tiga bulan tanpa kabar, ia akhirnya menyerah.
BACA JUGA: Perkosa dan Bunuh Wanita di Palopo, Polisi Jerat Amma Pasal Berlapis
“Saya sudah berusaha, tapi tidak ada petunjuk. Sebelum Lebaran tahun lalu, saya pamit,” ujarnya dengan suara bergetar.
Mata Adit memerah, berkaca-kaca. Sesekali ia mengusap ujung matanya dengan telapak tangan.
Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa hubungan mereka sempat mengarah ke jenjang yang lebih serius.
“Kami sudah mulai membicarakan masa depan bersama,” katanya singkat.
Di akhir pembicaraan, Adit berharap publik tidak terburu-buru menghakimi dirinya terkait kasus ini.
“Jangan menuduh sembarangan,” katanya sambil menghela napas panjang. “Saya hanya ingin dia tenang di sisi Tuhan.”
Diketahui, Polres Palopo berencana menggelar rekonstruksi kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa seorang wanita berinisial FE (28), usai Hari Raya Idul Fitri.
FE, yang bekerja sebagai tenaga pemasaran di Honda Sanggar Laut Palopo, menjadi korban tindakan keji yang dilakukan oleh seorang buruh harian bernama Ahmad Yani alias Amma (35).(*)
Tinggalkan Balasan