Kasus Pemerkosaan Anak di Palopo: Keluarga Sebut Korban Diperiksa Tanpa Pendamping
Dengan suara bergetar, korban menegaskan keyakinannya.
“Saya berani bertanggung jawab. Kalau tidak benar, saya siap dipenjara. Dia orangnya, saya sempat melihat wajahnya saat disenter,” ujar korban sambil menangis.
Kasus ini menambah daftar panjang perkara kekerasan seksual terhadap anak yang penanganannya dipertanyakan publik, sekaligus memunculkan tuntutan agar aparat penegak hukum bertindak cepat, transparan, dan berpihak pada korban.(*)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini



Tinggalkan Balasan