oleh

Kajati Sulsel Apresiasi Kinerja Kajari Belopa

LUWU, TEKAPE.co – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi-Selatan, DR Jan Samuel Maringka, SH MH meluangkan waktu dan kesempatan mengunjungi Kabupaten Luwu dengan menyertakan sejumlah petinggi di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulsel, termasuk Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sulawesi-Selatan, Ros Ellyana Prasetyo

Kunjungan lawatan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel bersama segenap rombongan dimaksudkan untuk meninjau kinerja Kejaksaan Negeri Belopa, Kabupaten Luwu. Dimana sebelumnya ia telah mengunjingi Kabupaten Lutim, Lutra, dan Kota Palopo.

Kedatangan Kajati Sulsel, disambut oleh Wabup Luwu, Amru Saher, Sekda Luwu, H Syaiful Alam, Pabung Luwu, Mayor Inf Martinus Pagassing, Kajari Belopa, Gede Edy Bujanayasa, PLH Kapolres Luwu, Dudung, Kepala PN Palopo, dan Jajaran Kepala SKPD Kabupaten Luwu, di rujab Bupati Luwu, bukit Limpujang, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulsel, Kamis, 14 September 2017.

Dalam sambutannya Kajati Sulsel, DR Jan Samuel Maringka SH MH menyampaikan ucapan terimakasihnya atas acara rama tamah yang digelar Pemkab Luwu, lanjut ia menjelaskan maksud kedatangannya ini merupakan rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Luwu, dimana sebelumnya telah mengunjungi Kabupaten Luwu Timur, Lutra, dan Kota Palopo.

Selain itu, didalam sambutannya ia memberikan apresiasi atas kinerja Kajari Belopa, yang telah mampu bersinergitas dengan Pemerintah daerah dan seluruh stakholder dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih.

“Saya ucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Kajari Belopa yang telah sukses dalam menjalankan tugasnya dimana mampu bersinergitas bersama dengan Pemerintah dan Stacholder, Saya juga berharap agar Kabupaten Luwu cepat bertumbuh sebagai ibukota yang bisa berakselerasi dengan kota-kota yang lain di Sulawesi Selatan,” katanya.

Lebih jauh, ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah mencanagkan program unggulan yang sudah dicanangkan oleh presiden sebagai program unggulan yakni reformasi di bidang hukum dan perubahan di dalam penegak hukum.

“Penegak hukum tidak lagi di belakang namun sekarang penegak hukum harus berada didepan, dimana bersama-sama dengan pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawasi anggaran pembangunan agar bisa berjalan dengan tepat waktu,” ujarnya.

Lanjut, Ia berharap para penegak hukum bisa memberikan nilai pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pembangunan di daerah.

“Kehadiran penegak hukum harus bisa dirasakan bermanfaat oleh masyarakat,” terangnya.

Disamping itu, Wakil Bupati Luwu, Amru Saher, mengatakan, pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Luwu menciptakan pemerintah yang bersih dari KKN, mejanaga stabilitas keamanan dan ketertiban, dan membuat trobosan baru yakni Klinik Keuangan Desa.

“Alhamdulillah pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Luwu terus kita jaga supaya tidak melenceng dari prinsip pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” jelasnya. (Ham)

Komentar

Berita Terkait