Hari Pramuka di Bulukumba, Andi Edy Manaf Lepas Kontingen Jamnas dan Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Peringatan Hari Pramuka di Kabupaten Bulukumba menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda. Dalam Apel Besar Gerakan Pramuka yang digelar di Lapangan Kampung Pramuka Kalamassang, Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Kamis (6/8/2026).
Wakil Bupati Bulukumba yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bulukumba, Andi Edy Manaf, memimpin jalannya upacara sekaligus melepas kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut juga menandai penutupan Perkemahan Kwartir Ranting Gantarang yang selama beberapa hari menjadi ajang pembinaan dan penguatan karakter bagi anggota Pramuka di wilayah tersebut.
BACA JUGA: Pemkab Morowali Siapkan Peta Jalan Iptek, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Pembangunan Daerah
Apel besar dihadiri jajaran pengurus dan andalan Kwarcab Bulukumba, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para asisten dan staf ahli bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba Abdul Rafik, Camat Gantarang M. Yusri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala sekolah se-Kecamatan Gantarang, para pembina Pramuka, serta ratusan peserta perkemahan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Kwarcab Bulukumba, H. Safiuddin, memaparkan capaian organisasi selama periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026.
Menurut dia, Gerakan Pramuka terus berupaya memperkuat perannya sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda melalui berbagai program peningkatan kapasitas pembina maupun partisipasi pada kegiatan tingkat daerah hingga nasional.
BACA JUGA: Lapas Palopo Jadikan Pekan Olahraga Sarana Menanamkan Sportivitas dan Nasionalisme
Sejumlah program yang telah dijalankan di antaranya mengirim 43 pembina dan pelatih mengikuti 1st South Sulawesi Indaba 2025, menjadi tuan rumah Kursus Pelatih Pembina Pramuka Lanjutan (KPL) Tingkat Nasional, menyelenggarakan Cikal Part 7, melaksanakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar, mencanangkan Kampung Pramuka di Kecamatan Kajang, serta mengikutsertakan anggota Pramuka Bulukumba dalam berbagai agenda kepramukaan di tingkat regional maupun nasional.
Safiuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba atas dukungan yang diberikan terhadap pengembangan Gerakan Pramuka di daerah tersebut.
“Kami segenap pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bulukumba mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bulukumba selaku Ketua Mabicab yang telah memberikan perhatian besar kepada keluarga besar Gerakan Pramuka. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang terus mendukung program-program kepramukaan,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Edy Manaf menilai Hari Pramuka bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan memperkuat komitmen bersama dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter.
Menurut dia, selama lebih dari enam dekade Gerakan Pramuka telah membuktikan diri sebagai wadah pendidikan nonformal yang mampu melahirkan generasi berintegritas, mandiri, disiplin, memiliki jiwa nasionalisme, serta kepedulian sosial yang tinggi.
“Di tengah derasnya arus digitalisasi, kemajuan teknologi, kecerdasan buatan, hingga tantangan global, bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan tangguh secara mental. Saya meyakini Gerakan Pramuka merupakan salah satu benteng terbaik untuk membentuk karakter tersebut,” kata Edy.
Ia mengatakan pendidikan kepramukaan memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar kepemimpinan, kerja sama, gotong royong, kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.





Tinggalkan Balasan