Hari Kedua Sekolah, Korwil BGN Nabire Pastikan Tak Ada Siswa Terlewat Program MBG
NABIRE, TEKAPE.co – Memasuki hari kedua pembelajaran Semester Genap, Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire, tMarcel Asyerem turun langsung memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa 14 Juli 2026.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap siswa menerima makanan bergizi sesuai standar, mulai dari ketepatan waktu distribusi, kebersihan makanan, hingga kualitas menu yang disajikan.
Korwil BGN Nabire Marcel Asyerem, menegaskan, pengawasan rutin menjadi langkah penting agar tidak ada kendala yang menghambat pelayanan kepada para siswa.
«”Kami ingin memastikan seluruh anak mendapatkan haknya untuk memperoleh makanan bergizi. Program ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi menjadi investasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap belajar,” ujarnya.»
Dari hasil pemantauan, proses distribusi MBG berlangsung lancar. Para siswa tampak antusias menikmati menu yang disiapkan, sementara pihak sekolah memastikan makanan diterima tepat waktu sebelum kegiatan belajar berlangsung.
Menu yang diberikan telah memenuhi standar gizi Badan Gizi Nasional, terdiri atas sumber karbohidrat, protein, sayuran, dan buah sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi harian peserta didik.
Selain mengecek proses distribusi, tim Korwil BGN Nabire juga berdiskusi dengan kepala sekolah, guru, dan petugas dapur untuk mendengarkan berbagai masukan di lapangan.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya penyempurnaan layanan agar Program Makan Bergizi Gratis semakin tepat sasaran dan berkualitas.
Kehadiran Korwil BGN di lapangan mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Mereka menilai pengawasan secara langsung menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi para siswa setiap hari.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga mendukung peningkatan konsentrasi belajar, menekan angka stunting, serta mempersiapkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan produktif di masa depan. (*)





Tinggalkan Balasan