Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Hadiri Konkercab PGRI Morut, Bupati Bicara Peningkatan Kesejahteraan Guru

Bupati Morowali Utara (Morut) Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS. (ist)

MORUT, TEKAPE.co – Bupati Morowali Utara (Morut) Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, mengatakan, Pemda Morut sangat berterima kasih atas dedikasi dan sumbangsih para guru dalam membina dan mencerdaskan anak didik serta meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Pernyataan tersebut, di sampaikan, Bupati Delis, saat penutupan kegiatan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Petasia, di Gedung Morokoa, Senin sore (30/5/2022).

Hadir dalam kegiatan itu, Kadisdibud Morut, M Ridwan Dg Malureng, SAg, Ketua PGRI Morut, Ebet Kristos Lasiuta , SPd, MPd, Kasat Binmas Polres Morut, AKP Dedi Suparman, serta sejumlah peserta Konkercab I PGRI Petasia.

Bupati Delis, kembali mengatakan, PGRI merupakan mitra kerja strategis Pemda, dalam rangka meningkatkan kualitas guru dan kualitas pendidikan di daerah ini.

“Kami menaruh harapan besar kepada para guru dan tenaga pendidik secara keseluruhan. Di tangan bapak /Ibu guru sekalian masa depan pendidikan dipertaruhkan,” kata Bupati Delis.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Bupati Delis, juga menjawab tiga penanya yang mewakili guru TK/PAUD, guru SD dan guru SMP, terkait apakah bisa para guru juga mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), seperti halnya ASN lainnya.

Bupati Delis, mengatakan, pihaknya masih sementara mengkaji secara mendalam, agar tidak salah dalam mengambil kebijakan nantinya.

“Sebelum pertanyaan ini muncul, beberapa waktu lalu, saya sudah minta kepada Kadisdikbud Morut, untuk melakukan pengkajian. Bagaimana dengan tunjangan untuk profesi guru harus dikaji pula,” tandas Mantan Anggota DPD RI Periode 2014 – 2019.

Yang prioritas saat itu, kata Bupati Delis, adakah yang memikirkan nasib para guru yang bertugas di daerah terpencil.

Mereka ini harus diberi tambahan penghasilan karena untuk biaya transportasi saja sangat mahal.

“Sangat tidak adil kalau mereka yang mengabdi di daerah terpencil disamakan dengan guru yang bekerja di kota,” tukas Politisi Senior Partai Hanura itu.

Sebelumnya, Ketua PGRI Morut, Ebet Kristos Lasiuta, melaporkan, konkercab PGRI tingkat kecamatan sudah dilakukan di sembilan kecamatan lainnya.

Kata dia, seluruh rangkuman rekomendasi dari konkercab tersebut, akan disampaikan secara tertulis kepada Bupati Morut.

“Seluruh hasil rekomendasi Konkercab PGRI di Kecamatan, akan kami serahkan langsung kepada Pak Bupati nantinya,” jelas Mantan Kepala SMPN 1 Lembo.(MCDD/NAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini