oleh

Fadriaty AS Serap Aspirasi Ditengah Pembahasan R-APBD TA 2021

LUWU, TEKAPE.co – Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan Fraksi Demokrat Fadriaty Asmaun ST MM, melaksanakan Reses masa sidang I tahun 2020/2021, di Warung Kopi D’Biru, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa Utara, Luwu, Rabu, 04 November 2020.

Dalam reses tersebut dihadiri oleh puluhan kepala desa se-Kecamatan Bajo dan kecamatan Bajo Barat.

Dihadapan para Kepala Desa, Enceng, sapaan akrab Fadriaty mengatakan, salah satu tujuan reses ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Luwu dan Tana Luwu pada khususnya, sehubungan wakil rakyat DPRD propinsi Sulsel sedang membahas RAPBD Pokok Tahun 2021

“Alhamdulillah dalam kesempatan ini saya banyak menerima aspirasi dari para kepala desa tentang harapan untuk pembangunan yang akan kami teruskan nantinya ke Pemerintah Propinsi Sulsel dan kami juga akan memperjuangkannya dalam pembahasan RAPBD Pokok Propinsi Sulsel Tahun Anggaran 2021,” Ungkap Enceng

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi D DPRD Propinsi Sulsel yang membidangi infrastruktur mengatakan, dirinya bersama segenap anggota DPRD Sulsel Dapil Tana Luwu tetap memperjuangkan berbagai pembangunan.

Anggota DPRD Sulsel, Fadriaty AS Saat Menyerap Aspirasi
(Sumber foto: Takdir To’Marasa)

Lanjutnya, meskipun ditengah Pandemi Covid-19, sebagai bentuk perhatian Gubernur Propinsi Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah tetap mengalokasikan anggaran pembangunan di Tana Luwu terkhusus di Kabupaten Luwu

“Kita patut bersyukur kepada Bapak Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, beliau mengalokasikan anggaran cukup besar untuk daerah kita. Ada sekitar Rp 600 miliar anggaran ke Tana Luwu untuk pembangunan infrastruktur, diantaranya pebangunan ruas jalan Bua- Toraja Utara, pembangunan ruas jalan Batusitanduk-Toraja Utara, Ruas Palopo-Bastem-Toraja, Pembangunan Daerah Irigasi Bendungan Lekupini,” terangnya.

Di Sesi kedua reses yang dihadiri unsur pemerintah daerah Kabupaten Luwu dan insan pers pada tempat yang sama, Enceng mengatakan, akan pasang badan untuk memperjuangkan pembangunan di Tana Luwu.

“Intinya saya betul-betul mau menjadi Anggota DPRD SulSel yang amanah sesuai dengan kapasitas saya. Dimasa Pandemi Covid-19 ini anggaran sempat di refocusing dimana anggaran pembangunan daerah irigasi Lekupini sempat mengalami pengurangan. Namun alhamdulillah setelah kami berjuang, alokasi anggaran yang sempat dikurangi dikembalikan lagi menjadi Rp 6,8 miliar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, legislator Partai Demokrat Sulsel ini juga menyosialisasikan program kegiatan internal partai politik dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid.

Dimana legislator Demokrat se-Indonesia akan menyukseskan program 10 Ribu gerobak usaha sumbangsih Partai Demokrat, termasuk akan ada di Kabupaten Luwu, serta program pemasangan Wifi gratis ditempat tertentu yang dapat diakses anak-anak sekolah sehingga mengurangi beban biaya pulsa ditengah belajar secara online. (*)

Komentar

Berita Terkait