oleh

Dua Gadis Pengeroyok Dipicu Gosip Diringkus Polres Palopo di Wisma

PALOPO, TEKAPE.co – Dua orang pelaku pengeroyokan yang diduga dipicu gosip berhasil diamankan Polres Palopo, Kamis 16 November 2017, jam 01.00 wita, dini hari, di Wisma Bintang Jl Merdeka Kelurahan Surutanga Kecamatan Wara Timur Kota Palopo, Sulsel.

Penangkapan oleh unit Resmob Sat Reskrim Polres Palopo dipimpin Kasat Reskrim AKP Ardy Yusuf.

berhasil telah mengamankan pelaku dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama di muka umum terhadap korban Yuni Mandasari (22), di Jalan Baru Tanjung Ringgit Kecamatan Wara Timur Kota Palopo.

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LPB/685/XI/2017/SPKT, tertanggal 16 November 2017.

Mereka yang ditangkap adapah Lili Apriyani (19), dan Lilis (19), masih berstatus pelajar, yang keduanya tinggal di Jl Andi Kambo, eks Merdeka, Kota Palopo.

“Pelaku saat ini telah kami amankan dan tengah melakukan pemeriksaan terhadap dua pelaku. Sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ujar Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf.

 

 

BACA JUGA: Melapor ke Polres Palopo, Korban Pengeroyokan Mengaku ‘Dipingpong’

 

 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pengeroyokan ini terjadi dipicu permasalahan isu bahwa pelaku digosipkan oleh korban.

Pelaku mendengar jika korban bercerita kalau pelaku suka pinjam-pinjam baju, masalah makanan, hingga soal jual diri. Oleh pelaku, korban pernah didengar bercerita kalau pelaku Nita pernah jual diri.

Cerita tersebut diceritakan korban ke pelaku Lilis, sehingga pelaku yang juga berteman tidak terima atas cerita korban.

Kemudian, Selasa 14 November 2017, pelaku mendatangi korban dan mengajaknya ke jalan lingkar untuk bicara baik-baik, soal gosip tersebut.

Namun setibanya disana, pelaku bernama Tiara langsung memukul dengan helm. Disitulah terjadi pengeroyokan. Sebab pelaku bernama Enjel dan temannya, diantaranya Lili,  Lilis, dan Nita ikut memukul.

Akibat pengeroyokan itu, korban terpaksa harus dirawat di RS Atmedika Palopo. Korban mengalami muntah-muntah saat banyak bergerak. Korban diduga mengalami luka dalam. (rin/man)

 

Komentar

Berita Terkait