oleh

Dosen UNCP Lolos sebagai Penerima Program Kemitraan Dosen LPTK dengan Guru di Sekolah

PALOPO, TAKAPE.co – Dosen Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) Rio Fabrika Pasandaran, S.Pd.,M.Pd lolos sebagai penerima program Kemitraan Dosen LPTK dengan Guru di Sekolah (KDS) tahun 2022.

Dosen pendidikan matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini masuk daftar 70 penerima program dari 327 calon peserta program KDS se-Indonesia, berdasarkan surat Kemendikbud Ristek nomor 2359/E4/KK.05/2022.

Rio Fabrika Pasandaran, S.Pd.,M.Pd. mengungkapkan rasa syukur atas lolosnya pada program KDS tahun 2022.

“Berbekal pengalaman ber lesson study, saya berharap banyak temuan substantif yang bisa kami peroleh sehingga dapat membantu sekolah dalam menciptakan profil pelajar pancasila dalam kurikulum Merdeka,” katanya, Selasa 5 Juli 2022

Ia juga membagikan tentang tahapan seleksi program tersebut dengan mengumpulkan beberapa dokumen diantaranya deskripsi pengalaman melakukan lesson study.

Bukti otentik berupa artikel tentang lesson study yang diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi/internasional bereputasi, dan surat rekomendasi pimpinan dan persetujuan dengan sekolah mitra.

Kemitraan Dosen dengan Sekolah (KMDS) merupakan kemitraan antara sekolah dan perguruan tinggi dalam hal pengembangan profesi guru dan dosen secara berkelanjutan melalui lesson study.

Lesson study yang berprinsipkan kolegalitas dan pembentukan komunitas belajar telah lama menjadi penciri UNCP dalam membangun sinergitas/kemitraan/ dan mengambil peran besar untuk memajukan kualitas pendidikan.

Kerjasama antara Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan sekolah menguntungkan kedua belah pihak.

Para dosen dari LPTK akan mendapatkan keuntungan dengan melihat dan mengalami langsung apa yang telah terjadi dan yang sedang terjadi dunia pendidikan tingkat sekolah.

Dosen akan lebih memahami apa yang dibutuhkan para lulusan untuk bisa menjadi guru yang profesional dan memikirkan materi yang harus diberikan kepada mahasiswa ketika mengajar.

Di sisi lain guru akan mendapatkan keuntungan jika berkolaborasi dengan dosen.

Guru akan dapat meningkatkan kompetensi terutama kompetensi profesional dan pedagogik yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

Kolaborasi dosen dan guru akan dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna dalam meningkatkan Higher Order Thinking Skill (HOTS).

Program ini akan dilaksanakan di SMPN 2 Bua. Selain melibatkan guru dan dosen, mahasiswa calon guru juga dilibatkan mengobservasi kegiatan pembelajaran di sekolah.

Mereka dilatih untuk menyusun portofolio/temuan sebelum, saat, dan pasca pembelajaran. Usai pembelajaran, dosen, guru, dan mahasiswa terlibat diskusi untuk merefleksi pembelajaran, bagaimana konsep diajarkan dan bagaimana siswa berpikir.

Program KDS juga menunjang pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi diantaranya IKU 2 tentang mahasiswa yang berkegiatan di luar kampus bersama dosen di sekolah IKU 3 tentang dosen yang berkegiatan Tri Dharma di luar kampus.

IKU 7 tentang mata kuliah S1 di LPTK yang menggunakan pemecahan kasus (case method) atau project-based learning. (rls)

Komentar

Berita Terkait