Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Disnakertrans Luwu Buka Pelatihan Operator Excavator, Siapkan Tenaga Kerja Hadapi Kebutuhan Industri

Ilustrasi. (AI Gemini)

LUWU, TEKAPE.co – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Luwu membuka pendaftaran pelatihan gratis kejuruan operator alat berat excavator. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas peluang kerja di sektor alat berat, yang kini semakin dibutuhkan seiring perkembangan industri pertambangan dan konstruksi di daerah itu.

Kepala Disnakertrans Luwu, Hasbullah, mengatakan pelatihan ini hanya menampung 16 peserta. “Dalam program ini melalui beberapa tahapan karena kuotanya hanya 16 orang,” ujar Hasbullah, Kamis, 30 Oktober 2025.

Syarat dan Tahapan Seleksi

Calon peserta wajib berusia minimal 18 tahun dan maksimal 45 tahun, tidak sedang bekerja maupun menempuh pendidikan, serta bersedia mengikuti seluruh proses pelatihan hingga selesai.

Seleksi tahap pertama berupa wawancara akan digelar pada Jumat, 31 Oktober 2025, di Kantor Disnakertrans Kabupaten Luwu. Hasilnya diumumkan Minggu, 2 November 2025, dan peserta yang lolos akan melanjutkan ke tes psikologi pada Senin, 3 November 2025.

Tes psikologi dijadwalkan bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Has International Center, dan hasilnya akan diumumkan Rabu, 5 November 2025. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan pendaftaran ulang pada Kamis, 6 November 2025.

“Para pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi wawancara akan mengikuti tes psikologi. Tes ini bertujuan memastikan peserta tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan teknis, tetapi juga mental dan kepribadian yang mendukung keselamatan serta profesionalisme kerja,” ujar Hasbullah.

Tingkatkan Daya Saing dan Profesionalisme

Hasbullah menjelaskan, program pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan tenaga kerja, terutama dalam menghadapi pesatnya kebutuhan tenaga terampil di sektor industri alat berat.

“Tujuan utama pelatihan alat berat adalah mencetak tenaga kerja yang terampil, berkarakter, dan berdaya saing dalam hal pengoperasian alat berat,” katanya.

Selain memperoleh sertifikat keahlian, peserta yang lolos juga akan mendapatkan fasilitas berupa kemeja kerja, konsumsi, dan perlengkapan belajar seperti alat tulis dan modul pelatihan.

Pelatihan tersebut akan berlangsung di LPK Has International Center, Desa Buntu Karya, Kecamatan Ponrang Selatan.

Konteks Industri dan Kebutuhan Tenaga Terampil

Kebutuhan operator alat berat di Kabupaten Luwu terus meningkat seiring berkembangnya sektor pertambangan, infrastruktur, dan smelter di wilayah tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, industri menuntut tenaga kerja dengan kompetensi teknis dan mental kerja yang profesional agar mampu bersaing.

Melalui program ini, Disnakertrans Luwu berharap masyarakat dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan dan aktivitas industri di daerahnya sendiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini