Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Dikhawatirkan Warga, BPBD Torut Siap Percepat Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang di Rantepao

Kepala BPBD Toraja Utara, Paulus Batti’. (erlin/tekape.co)

RANTEPAO, TEKAPE.co — Kekhawatiran warga terhadap ancaman pohon tumbang di sejumlah ruas jalan di Kota Rantepao mendapat respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toraja Utara.

Langkah mitigasi langsung diperkuat melalui kegiatan pemangkasan pohon pelindung di titik-titik yang dinilai rawan.

Pohon yang telah tumbuh tinggi dan berpotensi membahayakan pengguna jalan menjadi prioritas penanganan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah tersebut.

Kepala BPBD Toraja Utara, Paulus Batti’, menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari pencegahan bencana yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya reaksi saat terjadi insiden.

“Beberapa hari lalu hujan deras menyebabkan pohon tumbang dan memicu kemacetan panjang di Rantepao. Ini jadi perhatian serius kami, dan semua masukan warga langsung kami tindaklanjuti,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Meski demikian, Paulus mengakui adanya kendala teknis di lapangan, terutama keterbatasan alat untuk menjangkau pohon dengan ketinggian ekstrem.

Saat ini, BPBD masih menunggu dukungan armada mobil crane guna memaksimalkan proses pemangkasan.

“Kalau pohonnya tidak terlalu tinggi, kita masih bisa gunakan tangga manual. Tapi untuk yang sudah menjulang, kami butuh mobil crane agar lebih aman dan efektif,” jelasnya.

Selain itu, keberadaan jaringan listrik di sejumlah titik juga menjadi tantangan tersendiri.

Untuk itu, BPBD menggandeng pihak ULP PLN Rantepao agar proses pemangkasan di sekitar kabel listrik dapat berjalan aman.

“Pendampingan dari PLN sangat penting, supaya tidak membahayakan petugas saat melakukan pemangkasan di dekat jaringan listrik,” tambahnya.

BPBD juga telah melakukan asesmen di sejumlah lokasi rawan dan memberi tanda pada pohon yang akan dipangkas.

Bahkan, upaya serupa disebut telah dilakukan jauh hari sebelumnya sebagai langkah antisipasi.

Dalam penanganan pohon tumbang, BPBD melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) menjadi garda terdepan, didukung oleh berbagai pihak seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, aparat keamanan, serta partisipasi masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk memastikan proses evakuasi dan pembersihan berjalan cepat, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

BPBD pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat cuaca buruk, serta segera melaporkan jika menemukan potensi pohon rawan tumbang di lingkungan sekitar.

(Erlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini